Kepala Dikdas Dinas Pendidikan Solo Sebut Pendidikan Harus Mampu Wujudkan Tiga Kecerdasan

Pendidikan harus mampu mewujudkan kecerdasan intelektual, kecerdasan moral dan kecerdasan sosial.

Penulis: Labibzamani | Editor: Hanang Yuwono
TribunSolo.com/Labib Zamani
Seminar nasional Milad ke 82 SD Muhammadiyah 1 Ketelan, Solo di Hotel Sahid Jaya, Sabtu (23/9/2017). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pendidikan harus mampu mewujudkan kecerdasan intelektual, kecerdasan moral dan kecerdasan sosial.

Demikian disampaikan Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Solo, Wahyono, mewakili Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo dalam seminar nasional untuk memperingati Milad ke 82 SD Muhammadiyah 1 Ketelen Solo bertajuk "Meneguhkan Pendidikan Karakter Anak di Sekolah" di Hotel Sahid Jaya Solo, Sabtu (23/9/2017).

"Dalam paradigma pendidikan sekarang ini, kita tidak hanya mengejar IQ (kecerdasan intelektual) saja, tetapi ESQ (Emotional Spiritual Quotient)," katanya.

Ketiga kecerdasan ini harus berjalan seiring.

Baca: Ini Ciri Khas Mandjha Hijab Menurut Ivan Gunawan

Jika hanya satu saja yang dipentingkan, kata Wahyono, maka akan terjadi ketimpangan dan justru akan menjadi penyebab kehancuran bangsa.

"Saya yakin pendidikan di lingkungan Muhammadiyah sudah mengajarkan hal itu sejak di rintis KH Ahmad Dahlan tahun 1912," imbuhnya.

Pihaknya berharap kualitas pendidikan di Muhammadiyah terus ditingkatkan dalam menyongsong era modern yang sangat kompetitif seperti sekarang ini.

"Sekaligus mengedepankan nilai akhlak agar menghasilkan generasi yang cerdas yang berlandaskan imtaq dan iptek," jelas dia.

"Terbukti bahwa kontribusi pendidikan Muhammadiyah sejak dari PAUD sampai perguruan tinggi sangat berarti," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SD Muhammadiyah 1 Ketelan, Sri Sayekti, seminar ini bertujuan untuk membuka wawasan dan pemahaman guru serta kalangan pendidikan untuk mendorong tumbuhnya sekolah ramah anak.

"Juga sebagai jembatan pengimbasan penguatan pendidikan karakter SD negeri atau swasta," katanya.

Seminar dihadiri dinas pendidikan, dewan pendidikan, ketua PDM, ketua majelis dikdasmen, kepala SD negeri dan swasta se Kecamatan Banjarsari, kepala TK, Kepala UPT Pendidikan, Sudarto, guru dan karyawan, komite sekolah dan paguyuban.(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved