Sasa Akan Presentasikan Budaya Solo dalam Bahasa Inggris di Jepang

Setelah melalui proses seleksi yang cukup ketat akhirnya Sasa terpilih untuk mengikuti program tersebut.

Penulis: Labibzamani | Editor: Daryono
TRIBUNSOLO.COM/LABIB ZAMANI
Siswi kelas 2 jurusan IPA SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta, Ilza Athiyatamimy Hanum (16) atau Sasa dan Kepala SMA Muhammadiyah PK Kottabarat sebelum berangkat ke Jepang, Sabtu (30/9/2017). Sasa akan mengikuti program pertukaran pelajar di Jepang selama sepekan, yakni 2-10 Oktober 2017. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ilza Athiyatamimy Hanum (16), mengaku, ingin mengenalkan budaya Indonesia, khususnya Solo selama mengikuti program Jenesys 2017 di Jepang.

Seperti lagu macopat, batik dan budaya lain yang ada di Solo.

Semua itu akan ia presentasikan dalam bahasa Inggris.

"Nanti saya akan menjelaskan budaya di Solo dalam bahasa Inggris di sana," kata siswi kelas 2 jurusan IPA SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Surakarta, Sabtu (30/9/2017).

Baca: Ulang Tahun ke-41, Glenn Fredly Ajak Penggemar Galang Dana untuk Pengungsi Gunung Agung

Gadis kelahiran Tuban, 24 Juli 2001 ini akan mengikuti program tersebut selama sepekan, yakni 2-10 Oktober 2017.

Adapun persiapan yang dilakukan, gadis yang akrab dipanggil Sasa mengaku telah mencoba mempresentasikan budaya Indonesia dan Solo dihadapan teman-temannya maupun guru di sekolah.

Sasa tak menduga bisa terpilih untuk mewakili Indonesia dalam pertukaran pelajar ke Jepang.

"Di papan informasi sekolah ada pengumuman pertukaran pelajar ke Jepang."

"Kemudian saya ikut mendaftar melalui kontak telepon yang tercantum dalam informasi pengumuman itu dan saya dipanggil untuk interview," katanya.

Baca: Hebat! Siswi Kelas 2 SMA Muhammadiyah PK Kottabarat Solo Ini Jadi Delegasi Indonesia ke Jepang

Menurutnya, ada delapan siswa yang ikut seleksi terkait program itu.

Setelah melalui proses seleksi yang cukup ketat akhirnya Sasa terpilih untuk mengikuti program tersebut.

"Seleksinya memakai bahasa Inggris," ucap dia.

Selama di Jepang semua biaya akan ditanggung oleh Jepang Interstudy Center (JIC).(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved