Kerap Lalu Lalang di Jalan Slamet Riyadi Solo, Begini Kisah Pedagang Mainan Asal Sumatera Utara Ini
Lantaran tak punya tempat tinggal tetap, ia pun rela tidur di pinggir jalan. Hal itu ia lakoni selama tiga tahun terakhir.
Penulis: Medina Puspitasara | Editor: Putradi Pamungkas
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Medina Puspitasara Inaray
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Tak banyak yang tahu, ternyata sosok yang kerap lalu lalang berjualan mainan di Jalan Slamet Riyadi ini berasal dari Sumatera Utara.
Ya, pria yang mengaku bernama Gilet ini jauh-jauh datang ke Solo hanya untuk mencari nafkah.
Sehari-hari, pria uzur ini mengandalkan sepeda dan berharap barang dagangannya laku dibeli orang.
Sembari sejenak beristirahat di tepi jalan, ia pun membuka kisah hidupnya.
"Saya sudah 30 tahun berjualan, keliling kota, dulu di Sumatera sekarang di Solo," ujarnya saat ditemui TribunSolo.com, Rabu (4/10/2017).
Lantaran tak punya tempat tinggal tetap, ia pun rela tidur di pinggir jalan.
Hal itu ia lakoni selama tiga tahun terakhir.
"Saya sudah tidak punya keluarga lagi," tuturnya.
Tak mudah untuk mendapatkan pembeli.
Padahal, ia selalu menawarkan barang dengan harga yang terbilang cukup terjangkau.
Misalnya, guntung kuku dengan hanya Rp 2500.
"Di Sumatera dulu jualan begini laris, di Solo jarang ada pembeli," lanjutnya.
Meski begitu, ia menolak untuk menyerah.
"Yang penting bisa untuk makan setiap hari," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/jalan-slamet-riyadi_20171004_231105.jpg)