Peroleh Temuan Baru, Satreskrim Polresta Solo Segera Tangkap Pemilik Hannien Tour
Temuan baru diperoleh penyidik Satreskrim Polresta Solo dalam pemeriksaan kasus dugaan penipuan biro perjalanan umrah, Hannien Tour.
Penulis: Labibzamani | Editor: Junianto Setyadi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Temuan baru diperoleh penyidik Satreskrim Polresta Solo dalam pemeriksaan kasus dugaan penipuan biro perjalanan umrah, Hannien Tour.
Dari puluhan korban yang diperiksa, sebagian besar merupakan pegawai di lingkungan pemerintahan.
Menurut Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Agus Puryadi, ada sekitar 20 korban yang melaporkan kasus dugaan penipuan biro perjalanan umrah tersebut.
Pihaknya juga telah memeriksa berkas laporan para korban.
Baca: Selesaikan Kasus First Travel Secara Lintas Sektoral, Kapolri Gandeng Wiranto
Rata-rata korban kasus dugaan penipuan biro perjalanan umrah tersebut berasal dari luar Solo.
"Kita terus memeriksa korban dan mengumpulkan bukti-bukti," kata Kasatreskrim. di Solo, Sabtu (14/10/2017).
Setelah cukup bukti dan hasil dari pemeriksaan korban pihaknya akan segera menangkap pelaku yang diduga merupakan pengelola biro perjalanan umrah tersebut.
Sebelumnya, puluhan korban melaporkan kasus dugaan penipuan biro perjalanan umrah Hannien Tour ke Mapolresta Solo.
Baca: Pihak Polresta Solo Berharap Korban Dugaan Penipuan Umrah Hannien Tour Tak Cabut Laporan
Termasuk, anggota Polsek Laweyan, Aiptu Taufiq Hidayat, beserta keluarganya juga menjadi korban kasus dugaan penipuan Hannien Tour.
Taufiq dan anggota keluarganya, istri dan anak rencana akan diberangkatkan oleh Hannien Tour ke Tanah Suci Makah pada April 2017 lalu.
"Tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan kapan akan diberangkatkan," kata Taufiq.
Taufiq mengaku sudah membayar biaya umrah untuk tiga orang kepada Hannien Tour sebesar Rp 58,5 juta dengan rincian satu orang membayar Rp 19,5 juta. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/umrah-hannien_20170929_134903.jpg)