Keracunan Cokelat, Belasan Siswa SD di Kediri Dilarikan ke Puskesmas

Seorang siswa yang dirawat, mengaku muntah-muntah seusai mengkonsumsi coklat yang dibawa salah satu rekan sekelasnya.

Keracunan Cokelat, Belasan Siswa SD di Kediri Dilarikan ke Puskesmas
(KOMPAS.com/M Agus Fauzul Hakim)
Dokter Puskesmas Ngletih memeriksa kondisi salah satu siswa SDN Tempurejo 1 Kota Kediri yang dirawat karena mengalami pusing dan muntah seusai mengonsumsi coklat, Senin (17/10/2017). 

TRIBUNSOLO.COM, KEDIRI - Sebanyak 12 SDN Tempurejo I di Kecamatan Pesantren, Kediri, Jawa Timur, dilarikan ke puskesmas.

Mereka diduga keracunan setelah mengonsumsi coklat, Senin (17/11/2017). 

Seteleh mengonsumsi coklat, para siswa muntah-muntah disertai pusing kepala.

Mereka lalu dilarikan ke Puskesmas Ngletih yang berada tidak jauh dari lokasi sekolah.

"Saat datang pasien mengalami mual, muntah, ada yang pusing," ujar dokter Puskesmas Ngletih, Maya Kusumawati.

Untuk coklat penyebab keracunan, Maya mengatakan, contoh coklat sudah diambil Dinas Kesehatan untuk diteliti.

Sedangkan pihaknya fokus pada penanganan pasien. 

Erga Erik Subagio, salah seorang siswa yang dirawat, mengaku muntah-muntah seusai mengkonsumsi coklat yang dibawa salah satu rekan sekelasnya.

Coklat dari luar negeri itu dikonsumsi bersama teman-temannya sesama kelas empat. 

"Makan coklatnya di dalam kelas. Tapi pas belum ada gurunya," ujar Erga saat ditemui di Puskesmas Ngletih.

Halaman
12
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved