Manajemen THR Sriwedari Solo Masih Ingin Pindah ke Jurug
Sinto juga menangggapi pernyataan manajemen TSTJ yang menganggap manajemen THR tak serius berpindah.
Penulis: Facundo Crysnha Pradipha | Editor: Hanang Yuwono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Manajemen THR Sriwedari, Solo, masih berniat untuk berpindah ke Taman Sawta Taru Jurug (TSTJ).
Pembatalan rencana pindah yang disampaikan beberapa waktu lalu bertujuan untuk menaikkan nilai tawar kepada TSTJ maupun Pemerintah Kota (Pemkot) Solo.
Hal itu diungkapkan oleh Direktur Utama THR Sriwedari, Sinyo Surjakasi, kepada wartawan Rabu (18/10/2017) siang.
“THR Sriwedari masih ingin (pindah) ke Jurug (TSTJ), kalau masih diberi ruang untuk berunding kami bersedia,” ujar dia.
Sinto juga menangggapi pernyataan manajemen TSTJ yang menganggap manajemen THR tak serius berpindah.
Demikian dibuktikan dengan rangkaian persiapan administrasi yang telah disusun serta proposal penawaran investasi.
“Saya pribadi serius 100 persen, bahkan 1.000 persen,” katanya.
Dia menyatakan, ada perbedaan persepsi dengan TSTJ yang ingin menyerahkan keperluan administrasi PT yang menaungi THR.
Selanjutnya, pihaknya ingin ada kepastian biaya sewa dan besaran pajak sebelum penyerahan keperluan PT.
Menurutnya, THR akan merugi jika membuat PT lalu perundingan biaya sewa dan pajak tanpa hasil.
Pihaknya juga harus berkoordinasi dengan kantor pusat perusahaan yang ada di Paris.
Oleh karena itu, keputusan pemindahan THR ke TSTJ membutuhkan waktu lama. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/thr-sriwedari_20171013_202525.jpg)