Breaking News:

Anak Buruh Cuci Piring Kantin Kampus Ini Raih IPK Mendekati Sempurna di Unisri Solo

Putri pasangan dari Jakun dan Kaminah mengaku prestasinya tersebut diraih berkat doa dan dukungan orang tua dan dosen.

Penulis: Labibzamani | Editor: Daryono
TRIBUNSOLO.COM/LABIB ZAMANI
Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unisri Solo, Oktiviatun berasama orang tuanya meraih IPK mendekati sempurna, 3,92 di Unisri Solo, Sabtu (21/10/2017). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Labib Zamani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Oktiviatun (22), putri buruh cuci piring menjadi lulusan terbaik Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Solo dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) mendekati sempurna, 3,92.

Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan menyelesaikan kuliah empat tahun lima bulan.

Putri pasangan dari Jakun dan Kaminah mengaku prestasinya tersebut diraih berkat doa dan dukungan orang tua dan dosen.

Meski demikian, gadis kelahiran Banyumas, 6 Oktober 1995 ini tetap belajar untuk meraih predikan cumlaude.

Baca: Rumah Tangganya Jarang Terekspos, Pasangan Artis Ini Baru Saja Dikaruniai Anak ke-2. Selamat!

Sehabis membantu ibunya yang bekerja sebagai buruh cuci piring di warung makan (kantin) di lingkungan Unisri, Oktaviatun, malamnya tak lupa untuk belajar.

Selain itu, ia juga ikut les privat di luar kampus untuk mendukung belajarnya.

"Setiap pulang kuliah atau jam kosong saya ke kantin untuk membantu ibu," kata Oktiviatun kepada TribunSolo.com di Unisri Solo, Sabtu (21/10/2017).

Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unisri Solo, Oktiviatun
Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unisri Solo, Oktiviatun (TRIBUNSOLO.COM/LABIB ZAMANI)

Oktiviatun mengaku, tidak malu dengan pekerjaan yang dilakoni ibunya sebagai seorang buruh cuci piring di kantin.

Justru termotivasi dan menunjukkan bahwa ia bisa meraih prestasi membanggakan.

Baca: Sidang Tesis Kelar, Kahiyang Ayu Semringah Terima Bunga dari Bobby

Sementara disinggung bagaimana membagi waktu antara membantu ibunya di kantin dengan belajar, gadis berparas ayu ini belajar dari pengalamannya berorganisasi.

Selama kuliah di Unisri, ia mengikuti Unit Kegiatan Kampus (UKM) Pramuka, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM).

"Di organisasi ini saya mendapat banyak pengalaman tentang manajemen membagi waktu yang baik," ungkap Oktiviatun yang kini tinggal di Duwet RT 002/ RW 008, Wonosari, Klaten.(*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved