Isi Seminar di UNS, Sujiwo Tejo Beberkan Cara Pahami Teks Sastra
Seniman kondang, Sudjiwo Tejo, mengajak para peserta untuk memahami teks sastra dengan cara membangkitkan religi dalam diri.
Penulis: Imam Saputro | Editor: Daryono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret (FKIP UNS) Solo menggelar seminar nasional dan talk show bertajuk “Literasi Sastra Sebagai Pelita Generasi Emas Indonesia”, Senin (23/10/2017).
Bertempat di Auditorium UNS, acara ini akan mengundang Kepala UPT perpustakaan UNS Muh. Rohmadi, budayawan Sujiwo Tejo serta sastrawan Gunawan Tri Atmojo.
Acara yang diselenggarakan dalam rangkaian Pekan Bahasa dan Satra 2017.
Baca: Diskon 50%, Harga Sandal Pria Merek Watchout! Ini Harganya Jadi Rp 200 Ribu
Seniman kondang, Sudjiwo Tejo, mengajak para peserta untuk memahami teks sastra dengan cara membangkitkan religi dalam diri.
"Membaca teks harus dengan membangkitkan rasa dan emosi dari dalam diri sendiri," kata Presiden Jancukers tersebut.
Ia menyatakan, bermain kata-kata penting tetapi jangan memberhalakan kata-kata, termasuk dalam memahami teks.
Sudjiwo mengakui dirinya yang sempat memberhalakan kata-kata, tetapi kata-kata harus dipahami dalam konteks secara keseluruhan.
Menurut Sudjiwo, dalam setiap kata, tidak ada kata yang jelek.
Baca: Jaksa KPK Tuntut Miryam S Haryani Hukuman 8 Tahun Penjara
Sementara itu, narasumber lain dalam acara tersebut yaitu Kepala UPT. Perpustakaan UNS, Muhammad Rohmadi, menyampaikan materinya melalui telekonferens lantaran sedang berada di Jakarta.
Rohmadi mengatakan, menulis merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan.
"Kalau kita bukan ulama dan anak raja, maka menulislah sebagai sarana jika ingin dikenal dunia," kata Rohmadi.
Di akhir acara, Sudjiwo Tejo menutup dengan melantunkan lagu Titi Kala Mangsa.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/sujiwo-tejo_20171023_223309.jpg)