VIDEO: Museum Radya Pustaka Solo Tampilkan Seni Kentrunk dan Diskusi Bersama Mahasiswa
Peserta dalam acara ini adalah Mahasiswa Program Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret (UNS) jurusan Sastra Lisan.
Penulis: Eka Fitriani | Editor: Hanang Yuwono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani
TRIBUNSOLO.COM, SOLO -- Museum tertua di Indonesia, Museum Radya Pustaka merayakan ulang tahun ke-127.
Dalam perayaan ulang tahun ke-127, Sabtu (28/10/2017), Museum Radya Pustaka menggelar Diskusi dan Seni Kentrung bertema Pager Mangan Tanduran.
Adapun Pager Mangan Tanduran merupakan Penggalan Kisah Putri Johar Manik 1001 malam.
Peserta dalam acara ini adalah Mahasiswa Program Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sebelas Maret (UNS) jurusan Sastra Lisan.
Narasumber yang hadir antara lain Totok Yasmiran sebagai dalang dan Dosen Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof Dr Bani Sudardi, M Hum.
Selain itu, 127 takir jenang abang putih juga dibagikan kepada pengunjung dan peserta yang hadir.
Simak videonya di atas! (*)