Breaking News:

Terkait Penembakan Dua Polisi, Lima Terduga Teroris Ditangkap Densus 88 di Bima

Densus 88 Anti-Teror Polri kembali menangkap lima terduga teroris anggota Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) di Bima.

Editor: Daryono
Kompas (11/6/2016)
Ilustrasi Densus 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Densus 88 Anti-Teror Polri kembali menangkap lima terduga teroris anggota Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) di Bima.

Penangkapan tersebut merupakan pengembangan dari tertangkapnya dua terduga teroris yang tewas dalam baku tembak pada Senin (30/10/2017).

"Hasil operasi Densus 88 di daerah Ambalawi, Kabupaten Bima telah dilakukan penangkapan terhadap lima orang dari kelompok jaringan teror di Bima," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto melalui keterangan tertulis, Rabu (1/11/2017).

Mereka bernama Muhammad Ikbal Tanjung, Abdul Hamid alias Dami, Jasman Ahmad, Yaser bin Thamrin dan Arkam.

Baca: Dua Terduga Teroris Tewas Usai Terlibat Baku Tembak dengan Densus 88

Sementara itu, dua terduga teroris yang tewas sebelumnya bernama Amir alias Dance dan Yaman.

Rikwanto mengatakan, kelompok tersebut berkaitan dengan penembakan dua anggota Polres Bima Kota pada 11 September 2017 lalu.

Kedua korban bernama Bripka Jainal, anggota Sat Sabhara dan Bripka Abdul Ghofur, anggota Polsek langgudu.

Mereka ditembak seusai mengantar anak mereka dari sekolah di lokasi berbeda.

"Amir alias Dance terlibat sebagai eksekutor dalam penembakan terhadap Bripka Abdul Ghofur," kata Rikwanto.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved