Breaking News:

PDM Solo Minta Pemerintah Pikirkan Dampak Pencantuman Penghayat Kepercayaan di KTP

Subari menyayangkan keputusan MK tersebut dan berharap pemerintah segera mencari solusi untuk menindaklanjuti dampak putusan tersebut.

Penulis: Imam Saputro | Editor: Daryono
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Solo, Subari 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Solo, Subari mengatakan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan gugatan pengisian kolom agama di Kartu Tanda Penduduk (KTP) akan memunculkan permasalahan baru.

"Tolong pemerintah segera memikirkan dampak pasca putusan ini, misalnya soal nikah, nanti seperti apa tata caranya, siapa yang mengurus, begitu juga dengan kematian," kata Subari di Balai Kota Solo, Rabu (22/11/2017).

Subari juga menyoroti permasalahan di bidang pendidikan.

"Nanti gurunya siapa? Kan kepercayaan ada banyak sekali, "ungkapnya.

"Misal ada satu penghayat kepercayaan di SD, maka harus diajar sesuai dengan apa yang dianutnya, pemerintah harus siapkan tenaga pendidiknya, "tambah Subari.

Baca: MK Perbolehkan Kolom Agama di KTP Ditulis dengan Penghayat Kepercayaan

Menurutnya, kolom agama pada KTP tak bisa diisi dengan kepercayaan karena ada perbedaan antara keduanya.

Subari menyayangkan keputusan MK tersebut dan berharap pemerintah segera mencari solusi untuk menindaklanjuti dampak putusan tersebut.

Sebelumnya, MK mengabulkan gugatan pasal 61 ayat I dan pasal 64 ayat 1 Undang-Undang nomor 23 tahun 2016 tentang administrasi kependudukan membuat aliran kepercayaan bisa dicatat di kolom KTP.

Sementara di Solo, Pemerintah Kota berencana memverifikasi ulang data warga penganut aliran kepercayaan.

Berdasarkan data Dinas Kebudayaan tahun 2015, ada 11.680 warga Solo yang menganut aliran kepercayaan.

Baca: Kakanwil Kemenag Jateng Tegaskan Aliran Kepercayaan Bukan Agama

Para penganut aliran kepercayaan itu tersebar di 20 kelompok aliran kepercayaan di Solo.(*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved