Dicari Selama 12 Jam, Satu Korban Tewas Banjir Bandang di Wonosobo Ditemukan

Korban atas nama Mugiyanto (65), warga setempat, ditemukan setelah lebih dari 12 jam pencarian.

Dicari Selama 12 Jam, Satu Korban Tewas Banjir Bandang di Wonosobo Ditemukan
Dok Humas Wonosobo
Rumah di dukuh Kasiran, Kelurahan Mlipak, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo, diterjang banjir Selasa, (28/11/2017) malam. Seorang warga tewas akibat bencana ini. 

TRIBUNSOLO.COM, WONOSOBO - Seorang warga tewas terseret arus banjir bandang di Dukuh Kasiran, Kelurahan Mlipak, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.

Korban atas nama Mugiyanto (65), warga setempat, ditemukan setelah lebih dari 12 jam pencarian.

Korban tersangkut di ranting-ranting pohon di Sungai Serayu, Desa Sojokerto, Kecamatan Leksono, berjarak sekitar 10 kilometer dari rumahnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Wonosobo, Prayitno, menjelaskan, banjir bandang menerjang rumah korban, Selasa (28/11/2017), sekitar pukul 21.00 WIB.

Baca: Korban Tewas Akibat Banjir dan Tanah Longsor di DIY Mencapai 5 Orang

Banjir terjadi akibat tanggul Sungai Serayu di daerah tersebut tidak kuat lagi menampung derasnya air hingga jebol.

Hal itu dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Wonosobo sejak pagi hingga malam hari.

"Hujan lebat menyebabkan debit air di Sungai Serayu meningkat, ditambah material-material sampah, mengakibatkan tanggul jebol menerjang dua rumah termasuk rumah milik korban," ujar Prayitno dihubungi Kompas.com, Rabu (29/11/2017).

Upaya pencarian korban dilakukan hingga radius 20 kilometer dari lokasi musibah.

Proses pencarian melibatkan TNI, Polri, komunitas relawan, organisasi masyatakat, dan warga setempat.

Halaman
12
Editor: Daryono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved