Setelah Kalah di Pilkada DKI Jakarta, Ini yang Dilakukan Agus Yudhoyono demi Dongkrak Elektabilitas

Hinca Panjaitan menganggap elektabilitas AHY bisa lumayan dalam survei Indo Barometer, antara lain karena belusukan yang dilakukan selama ini.

Setelah Kalah di Pilkada DKI Jakarta, Ini yang Dilakukan Agus Yudhoyono demi Dongkrak Elektabilitas
TRIBUN/BIRO PERS/LAILY RACHEV
Putra Presiden ke-6 RI, Agus Harimurti Yudhoyono (kanan), berjabat tangan dengan putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka (kiri) 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Agus Harimurti Yudoyono (AHY) terus blusukan menyapa masyarakat setelah kalah dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.

Sekjen Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Hinca Panjaitan, menyebut sampai saat ini, sudah 8 provinsi yang disambangi putra Susilo Bambang Yudoyono (SBY) tersebut.

"Hari ini kembali lagi, ke Jawa Timur, juga Jawa Tengah, dan Jogja, karena kemarin ada peristiwa bencana alam."

"Ke kampus-kampus juga banyak sekali," kata Hinca dalam diskusi di acara pemaparan hasil survei Indo Barometer, di Hotel Atlet Century Park, Jakarta Pusat, Minggu (3/12/2017).

Baca: Jelang Laga Manchester City vs West Ham, Simak Rekor Impresif Tuan Rumah Berikut Ini

Indo Barometer menggelar survei untuk menguji elektabilitas sejumlah tokoh.

Dalam survei yang digelar terhadap 1200 responden di 34 provinsi pada 15-23 November lalu, melalui metode multi stage random sampling.

Dalam survei Indo Barometer, nama AHY muncul sebagai satu kandidat Calon Presiden (Capres) ideal.

Dalam survei terbuka, nama AHY muncul di posisi ke 7 dengan elektabilitas mencapai 2,5 persen.

Ia berada di bawah Joko Widodo dengan elektabilitas 24,9 persen, Prabowo Subianto dengan 12,1 persen, Anies Baswedan dengan 3,6 persen, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dengan 3,3 persen, Gatot Nurmantyo dengan 3,2 persen serta Ridwan Kamil dengan 2,8 persen.

Halaman
123
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved