THR Sriwedari Solo Berhenti Beroperasi, Pengelola Mulai Berkemas Hari Ini

Di panggung pertunjukkan terpasang spanduk ucapan terima kasih. "Matur nuwun warga Solo, sudah memberi tempat kepada kami selama 32 tahun ini."

Tayang:
Penulis: Imam Saputro | Editor: Putradi Pamungkas
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Beberapa wahana permainan di THR Sriwedari mulai dibongkar karena THR berhenti beroperasi, Senin (4/12/2017). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kuda-kudaan di komidi putar yang biasa tegak berdiri dan berputar tanpa kenal lelah kini sudah terbaring di tanah.

Kapal di wahana kiddy boat telah lepas dari besi penambatnya.

Enam kapal kecil kemudian "dilabuhkan" di tempat penyimpanan sementara.

Beberapa wahana permainan di THR Sriwedari mulai dibongkar karena THR berhenti beroperasi, Senin (4/12/2017).
Beberapa wahana permainan di THR Sriwedari mulai dibongkar karena THR berhenti beroperasi, Senin (4/12/2017). (TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO)

Rel monorail yang biasa mengantarkan wisatawan menikmati gemerlap Sriwedari dari ketinggian juga sudah mulai dipotong.

Baca: Kepala BNN, Budi Waseso, Beberkan Temuan Terkait Penggeledahan Pabrik Pil PCC di Gilingan Solo

Sementara, aneka perlengkapan wahana ketangkasan seperti lempar gelang dan lainnya sudah mulai dikemas para pegawai.

Spanduk perpisahan terpasang di beberapa sudut.

Di panggung pertunjukan terpasang spanduk ucapan terima kasih.

"Matur nuwun warga Solo, sudah memberi tempat kepada kami selama 32 tahun ini."

"Semoga THR Selalu Di Hati, mohon doa restu dan sampai jumpa lagi."

Di sebelah wahana mini roller coaster juga terpampang ucapan perpisahan.

Baca: Budi Waseso : Pabrik PCC di Solo Bukan Ecek-ecek, Sehari Hasilkan 50 Ribu Butir Pil

Salah satunya bertuliskan Sayonara Sriwedari.

Beberapa wahana permainan di THR Sriwedari mulai dibongkar karena THR berhenti beroperasi, Senin (4/12/2017).
Beberapa wahana permainan di THR Sriwedari mulai dibongkar karena THR berhenti beroperasi, Senin (4/12/2017). (TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO)

Kondisi itu yang tergambar di Taman Hiburan Rakyat (THR) Sriwedari, Senin (4/12/2017).

THR memutuskan untuk rehat sejenak sembari mencari tempat baru.

Pasalnya, di area Sriwedari akan ditata ulang oleh Pemerintah Kota Surakarta sehingga THR harus hengkang.

Per hari ini, Senin (4/12/2017) THR Sriwedari sudah tutup dari aktivitasnya menghibur warga Solo dan sekitarnya.

"Hari ini mulai dibongkar, semoga pas tanggal 31 Desember sudah selesai semua," kata Pengelola THR Sriwedari, Sinyo Sujarkasi, Senin (4/12/2017).

Baca: Pergi ke Salon Berdua, Penampilan Marshanda dan Nia Ramadhani Bikin Netizen Ramai Berkomentar

Sinyo menegaskan, mulai hari ini THR sudah resmi tutup.

Tenggat waktu hingga akhir tahun, dipergunakan untuk membongkar aneka wahana sekaligus mempersiapkan "kelahiran" kembali taman hiburan yang sudah membersamai Solo selama 32 tahun ini.

"Sementara disimpan di gudang daerah Sukoharjo sana, sambil nyari tempat untuk THR baru," katanya.

Di hari-hari terakhir, pengelola sudah memotong harga tiket untuk meramaikan THR.

Begitu juga, komunitas-komunitas yang biasa manggung di THR tampil all out.

THR Sriwedari sudah ada sejak 32 tahun lalu di Solo.

Baca: Polda Metro Jaya Kejar Pelaku Pembacokan Dua Polisi di Bekasi

Taman hiburan ini sangat populer di era tahun 80 hingga 90-an.

Tak hanya menyediakan wahana permainan, THR Sriwedari kerap menjadi tempat konser grup musik.

Setiap malam, genre musiknya berbeda-beda tampil di taman hiburan ini.

Mulai dari slow rock, dangdut, hingga musik Koes Plus ada dalam daftar hiburan musik di panggung ini.

Tak hanya musikus dan band lokal, tapi juga para artis Ibu Kota.

Seperti Ahmad Albar, Power Metal, Koes Plus, Inul Daratista, hingga Via Vallen pernah manggung di tempat hiburan tersebut. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved