Breaking News:

Presiden Jokowi: Mau Saya Lomba, Siapa yang Bisa Memangkas Peraturan Saya Beri Hadiah

Jokowi menargetkan pada Februari tahun depan, sudah ada gedung single submission untuk mengawal investasi yang masuk ke Indonesia.

Editor: Hanang Yuwono
ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARI
Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Ketua KPK Agus Rahardjo (kedua kanan), Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro (tengah), Menkum HAM Yasonna Laoly (kedua kiri), dan Mensesneg Pratikno (kiri) membuka Konferensi Nasional Pemberantasan Korupsi ke-12, sekaligus Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia Tahun 2017 serta Peluncuran Aplikasi e-LHKPN, di Jakarta, Senin (11/12). Dalam kesempatan tersebut presiden memerintahkan pembenahan sistem pemerintahan, pelayanan dan administrasi serta peningkatan kesadaran masyarakat untuk ikut mencegah dan memberantas korupsi. 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo meyakini jajaran birokrasi baik di pusat dan daerah untuk memangkas regulasi dan perizinan yang berbelit-belit.

Regulasi yang rumit diyakini tidak hanya mempersulit masyarakat dan dunia usaha, tapi juga menjadi pintu masuk terhadap praktik suap menyuap dan pemerasan.

"Mau saya buat lomba siapa yang bisa memangkas peraturan-peraturan saya beri hadiah."

"Menjengkelkan setiap bergerak ada aturannya, ada izinnya, ada persyaratannya," kata Jokowi saat membuka peringatan Hari Antikorupsi Sedunia Tahun 2017, di Jakarta, Senin (11/12/2017).

Baca: Tergelincir Rel Bengkong Purwosari Solo, Warga Terlindas Bus BST hingga Meninggal Dunia

Jokowi pun meyakini seluruh kementerian dan lembaga serta kepala daerah bisa menyederhanakan aturan dan perizinan yang ada.

Ia mencontohkan, di Badan Kerja Sama dan Penanaman Modal, pelayanan terpadu satu pintu untuk sembilan izin bisa diberikan hanya dalam waktu tiga jam.

Perubahan ini sudah terjadi sejak 2015 lalu.

Sebelumnya, pengurusan izin di BKPM bisa berbulan-bulan dan bahkan bertahun-tahun.

Baca: Otto Hasibuan Bantah Kasus Setya Novanto Adalah Kasus yang Rumit

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved