Kementerian Pariwisata Gandeng JNE Dukung Pengembangan Pariwisata Indonesia
Presiden Direktur JNE, M Feriadi, menandatangani nota kesepahaman antara JNE dengan Kementerian Pariwisat.
Penulis: Facundo Crysnha Pradipha | Editor: Daryono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha
TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Presiden Direktur JNE, M Feriadi, menandatangani nota kesepahaman antara JNE dengan Kementerian Pariwisata.
Penandatanganan yang berlangsung pada Selasa (19/12/2017) itu mengenai Co-Branding Wonderful Indonesia/Pesona Indonesia di The Kasablanka Main Hall, Jakarta.
Selain disaksikan Menteri Pariwisata, Arief Yahya, acara juga dihadiri oleh Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.
Penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan wujud kontribusi JNE, sebagai perusahaan jasa pengiriman ekspres dan logistik nasional, dalam mempromosikan industri pariwisata tanah air.
Baca: Harbokir 2017 dan Sejumlah Penghargaan Semarakkan HUT Ke-27 JNE
Dalam rilis yang diterima TribunSolo.com, Selasa siang, JNE yang memiliki tagline “Connecting Happiness” mengemban peran penting dalam dunia bisnis e-commerce Indonesia.
Saat ini JNE memiliki jaringan sebanyak lebih dari 6.000 titik layanan yang tersebar hingga kepelosok Nusantara.
Mulai kota besar sampai dengan tingkat kecamatan, dan didukung oleh 40.000 orang di seluruh Indonesia (karyawan kantor pusat dan cabang serta karyawan mitra atau agen JNE) dengan lebih dari 7.000 armada berbagai jenis kendaraan.
Feriadi, menilai pendatanganan nota kesepahaman sebagai langkah kolaborasi, koordinasi dan kemitraan yang penting untuk meningkatkan hubungan baik antara JNE dan Kementerian Pariwisata.
Sehingga dapat meningkatkan ekuitas merek (brand equity) dari brand JNE dan brand Wonderful Indonesia atau Pesona Indonesia di mata masyarakat domestik dan dunia.
Baca: Rayakan HUT ke-27, JNE Berbagi dengan 27 Panti Asuhan dan Dhuafa di Jateng-DIY, Termasuk Solo
“Sebagai perusahaan nasional, kami berharap dapat turut memberikan kontribusi dalam memajukan pariwisata Indonesia yang berkelas dunia, berdaya saing, mampu mendorong pembangunan daerah dan kesejahteraan rakyat sehingga dapat mendongkrak pertumbuhan perekonomian Nasional sekaligus mewujudkan Tahun Sinergi di tahun 2018,” jelas Feriadi.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/jne_20171220_084612.jpg)