Breaking News:

Dikenang saat Natal, Kisah dan Fakta Anggota Banser Riyanto yang Tewas karena Mendekap Bom di Gereja

Riyanto berusaha membuang bom keluar dari gereja agar tidak meledak di dalam gereja yang saat itu penuh jemaat Natal.

Penulis: Daryono | Editor: Daryono
Twitter Ansor Siber
Almarhum Riyanto dan seragam Bansernya yang ia kenakan saat terkena bom pada 24 Desember 2000 

Riyanto memberanikan diri membuka bungkusan tersebut dan ternyata bungkusan itu adalah bom.

Tiba-tiba terlihat percikan api dari dalam bungkusan.

Riyanto dengan sigap berteriak: Tiarap!

Riyanto berusaha membuang bom keluar dari gereja agar tidak meledak di dalam gereja yang saat itu penuh jemaat Natal.

Bom dilempar keluar oleh Riyanton ke tempat sampah tapi terpental.

Riyanto ini dengan cepat mengambil kembali bom itu untuk dibuang lebih jauh lagi dari gereja.

Namun, bom keburu meledak dan meledak di pelukan pemuda NU berusia 25 tahun ini.

Anggota Banser NU ini meninggal dunia di tempat dengan kondisi jari-jari dan wajah yang menyedihkan.

Riyanto meninggal lantaran mendekap bom yang ia bawa keluar dari gereja.

"4. Shbt Riyanto adlh seorang yg pemberani (berjiwa patriotik), walaupun tahu bahwa bom adalah benda berbahaya, tanpa ragu diambilnya, didekap dan dibawa lari keluar Gereja, walaupun pada akhirnya "Blaaarrr" bom itu meledak dan sahabatku Riyanto mengorbankan dirinya," cuit @Ansor_Jatim.

Halaman
123
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved