Penipuan Umrah Hannien Tour
Korban Hannien Tour Diyakini Bertambah Jadi Seribu Lebih
Pasalnya, kantor Hannien Tour diketahui tak hanya di Solo dan Cibinong, tapi berjumlah puluhan di Indonesia.
Penulis: Facundo Crysnha Pradipha | Editor: Daryono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Perkiraan jumlah korban biro jasa umrah Hannien Tour terus bertambah.
Pasalnya, kantor Hannien Tour diketahui tak hanya di Solo dan Cibinong, tapi berjumlah puluhan di Indonesia.
Untuk itu diyakini jumlah korban tak hanya 400 orang, namun ribuan.
Demikian disampaikan oleh Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Agus Puryadi, ditemui dalam acara open house Natal di Loji Gandrung, Solo, Senin (25/12/2017) siang.
Baca: 20 Orang Tewas Akibat Bus Peziarah yang Alami Tabrakan di Filipina
Agus mengatakan, jumlah korban mencapai seribu orang lebih.
"Kalau ditambah lagi korban yang uangnya sudah dikembalikan kira-kira ya ada 2.000 orang jumlahnya," ujarnya.
Dirinya menuturkan, korban terus diberikan janji keberangkatan umrah yang berangsur mundur dari jadwal.
Alasannya karena proses administrasi yang berbelit-belit.
"Jadi ada korban yang dikembalikan uangnya, ada yang dicicil mengembalikan, banyak juga yang belum digagas," paparnya.
Khusus di Solo, pihaknya menyebut terdapat 400 korban atas kelakuan Hannien Tour cabang Solo yang dulu berlokasi di barat mal Solo Paragon.
Baca: Sebuah Mobil Tak Cukup untuk Usung Barang Bukti Kasus Biro Jasa Umrah Hannien Tour Solo
Untuk diketahui, pengembangan kasus penipuan dan penggelapan terus dilakukan Polresta Solo.
Sebagai kelanjutan penangkapan dua tersangka pimpinan Hannien Tour, FR (45) sebagai Direktur, dan AV (50) sebagai Bendahara Hannien Tour beberapa waktu lalu. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/kasatreskrim-polresta-solo-kompol-agus-puryadi_20171225_174103.jpg)