Pilkada Serentak 2018
Tarik Dukungan ke Deddy Mizwar dan Pilih Gabung dengan Gerindra, Ini Alasan PKS
Lebih lanjut Hidayat menambahkan, awalnya PKS dan Gerindra mengusung Deddy Mizwar atau Demiz dengan dipasangkan Ahmad Syaikhu.
TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA -- Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera, Hidayat Nur Wahid akhirnya menjelaskan alasan partainya menarik dukungan terhadap Deddy Mizwar di Pilgub Jawa Barat tahun 2018.
Menurut Hidayat, Deddy Mizwar telah membuat kontrak politik sepihak dengan Demokrat.
Kontrak politik yang dimaksud soal pernyataan dukungan terhadap calon presiden yang diusung Partai Demokrat di Pilpres 2019 mendatang.
"Demokrat masuk dan dengan membuat keputusan dan sekaligus komitmen politik atau kontrak politik di mana disebutkan di antaranya adalah Deddy Mizwar juga akan mendukung capres yang diajukan Demokrat," kata Hidayat kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (29/12/2017).
Baca: Pria di Gunung Mas, Kalteng, Ini Dibayar Rp 650 Ribu untuk Bunuh Pria Lain
Wakil Ketua MPR ini menjelaskan, PKS tidak diajak berdiskusi terkait kontrak politik antara Deddy Mizwar dengan Partai Demokrat.
Untuk itu, Hidayat menilai dalam kontrak politik itu turut menyeret PKS seolah ikut mendukung capres dari Demokrat.
"Kriteria ini kami belum pernah diajak bicara karena PKS belum bicara capresnya siapa."
"Jadi kalau kemudian menjadi seolah-olah kami harus kemudian terikat dengan capres dan kami juga belum tahu siapa dia itu kan jadi permasalahan yang lainnya," kata Hidayat.
Baca: Rhoma Irama Sebut Ridho Rhoma Tetap Akan Eksis Seusai Rehabilitasi Narkoba Nanti
Lebih lanjut Hidayat menambahkan, awalnya PKS dan Gerindra mengusung Deddy Mizwar atau Demiz dengan dipasangkan Ahmad Syaikhu.
Dukungan kepada pasangan Demiz-Syaikhu dievaluasi karena munculnya penolakan dari kader Gerindra di Jawa Barat.
"Sampailah kemudian terjadi kondisi gimana Ketua Gerindra Jabar mengatakan bahwa menurut aspirasi dari warganya ke mereka tidak bisa mencalonkan Demiz gitu," kata Hidayat.
Diketahui, Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) sepakat mengusung pasangan Mayjen (Purn) Sudrajat dan Ahmad Syaikhu sebagai bakal pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat.
"Untuk Pilkada Jawa Barat, koalisi tiga partai sepakat mengusung Mayjen (purn) Sudrajat-Ahmad Syaikhu," kata Presiden PKS Sohibul Iman di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan. (Wahyu Aji)
Artikel di atas telah dipublikasikan Tribunnews.com dengan judul: Ini Alasan PKS Tarik Dukungan ke Deddy Mizwar dan Bergabung dengan Gerindra
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/deddy-mizwar_20171229_131751.jpg)