Gerakan 'Celup' Hebohkan Netizen, Ini Tanggapan Menkominfo Rudiantara

"Silakan saja buktinya diserahkan ke penegak hukum kalau memang bertentangan dengan aturan yang berlaku."

Gerakan 'Celup' Hebohkan Netizen, Ini Tanggapan Menkominfo Rudiantara
Yoga Hastyadi Widiartanto/Kompas.com
Menkominfo Rudiantara saat menghadiri peluncuran program sayembara Solusi Desa Broadband Terpadu di Jakarta, Jumat (15/4/2016) 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Gerakan “Cekrek, Laporkan lalu Upload” atau disingkat “Celup” menghebohkan netizen sejak beberapa hari terakhir.

Kampanye sosial itu merupakan tugas kuliah mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Surabaya.

Konsepnya simpel, mengajak masyarakat yang memergoki aksi mesum di ruang publik untuk memotret lantas mengunggahnya ke media sosial.

Tujuannya untuk memberikan efek malu dan jera, sehingga mereduksi aksi-aksi asusila di kalangan masyarakat.

Baca: Hadir di Pernikahan Putri Mensesneg Pratikno di Jogja, Begini Penampilan Ganteng Kaesang Pangarep

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, menilai niat awal dari kampanye sosial tersebut baik.

Kendati begitu, pelaksanaannya memang berpotensi melanggar aturan yang berlaku di Indonesia.

“Pelaksanaannya harus diperbaiki."

"Mengajak masyarakat untuk membersihkan ruang publik dari perbuatan asusila, tapi jangan diunggah ke ranah maya,” kata dia, Jumat (29/12/2017), di War RoomKominfo lantai 8, Medan Merdeka, Jakarta.

“Itu kan bentuk penegakan hukum."

Halaman
123
Editor: Daryono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved