Tahun Baru di Solo Ditandai dengan Pemukulan Gong, Warga : Kurang Meriah

Gemuruh suara 75 gong terdengar menandakan pergantian tahun baru 2018. Gong memang telah disiapkan untuk menggantikan kembang api

Tahun Baru di Solo Ditandai dengan Pemukulan Gong, Warga : Kurang Meriah
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo, saat memberikan sambutan dan mengucapkan selamat tahun baru di Car Free Night, Solo, Minggu (31/12/2017) tengah malam. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Menjelang pukul 00.00 WIB, warga di gelaran car free night (CFN) Jalan Slamet Riyadi Solo mulai menghitung mundur dari angka 10.

Setelah hitungan angka satu, gemuruh suara 75 gong terdengar menandakan pergantian tahun baru 2018.

Gong memang telah disiapkan untuk menggantikan kembang api di malam tahun baru.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta melarang masyarakat menyalakan kembang api di area CFN.

Namun ternyata tidak semua warga setuju akan kebijakan tersebut.

Baca: Pelemparan Bom Molotov di Mapolsekta Bontoala Makassar, 2 Polisi Terluka

Salah satu warga Kauman, Lina yang tengah berjalan-jalan dengan teman-temannya mengaku tidak terlalu setuju dengan membunyikan gong saat pergantian tahun.

"Ya nggak setuju karena kurang meriah ya saya rasa," katanya Minggu (1/1/2018) dini hari.

Lina mengaku dirinya hadir ke Car Free Night karena beberapa temannya mengisi acara di panggung.

"Ini mau pindah sebenarnya ke Sukoharjo lihat kembang api, tapi sepertinya tidak bisa karena macet," ujarnya.

Ketiadaan kembang api tersebut rasanya berdampak bagi warga yang memadati Car Free Night.

Baca: Rumput di Monas Rusak Diinjak Warga, Apa Kata Anies?

Pantauan Tribunsolo.com, masyarakat yang memadati jalan Slamet Riyadi memang tidak sebanyak pergantian tahun 2016-2017.

"Ya pengennya ada kembang api lagi, soalnya nggak ramai kalau nggak ada kembang api," ujarnya. (*)

Penulis: Eka Fitriani
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved