Wali Kota Solo Kukuhkan Tim Pembangunan Masjid Sriwedari
Desain masjid terinspirasi dari Masjid Agung Demak, Masjid Agung Kudus, Masjid Lasem, dan Masjid Agung An-Nur Pekanbaru
Penulis: Imam Saputro | Editor: Putradi Pamungkas
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo mengukuhkan tim pembangunan Masjid Sriwedari Kota Surakarta di rumah dinas Loji Gandrung, Senin (8/1/2018) malam.
Tim yang diketuai Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo ini berjumlah 50 orang.
Desain masjid terinspirasi dari Masjid Agung Demak, Masjid Agung Kudus, Masjid Lasem, dan Masjid Agung An-Nur Pekanbaru.
"Bahannya sebagian besar dari kayu, dan nantinya masjid ini berkonsep Jawa Klasik," kata Achmad Purnomo.
Pemerintah Kota (pemkot) Solo berencana akan menamai masjid yang akan jadi salah satu ikon Kota Solo dengan nama Masjid Taman Sriwedari Kota Surakarta.
Baca: The Greatest Showman Sedot Cukup Banyak Penonton Remaja di XXI Solo Paragon
“Masjid Taman Sriwedari kota Surakarta, jadi Sriwedarinya ngga ilang, tamannya juga tidak hilang,” kata wakil wali kota.
Achmad Purnomo menambahkan bahwa lama pengerjaan masjid ini diperkirakan selama 24 bulan.
Masjid Taman Sriwedari juga akan diberikan fasilitas yang baik khusus bagi penyandang disabilitas.
Masjid ini dirancang bisa menampung 7 ribuan jemaah.
Baca: Tommy Kurniawan Mencalonkan Diri Jadi Wakil Bupati Temanggung, Apa Kata Netizen?
Sementara itu, Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo berharap masjid segera dibangun.
"Pengukuhan tim ini sebagai awalan agar masjid segera bisa dibangun, lancar dan bisa jadi tempat ibadah bagi warga Solo," kata Rudy. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/loji-gandrung_20180109_161611.jpg)