Beberapa Bulan Lagi, Harga Minyak Diprediksi Bakal Melambung Tinggi

Hal ini akan terjadi sejalan dengan adanya kekhawatiran anjloknya produksi dari salah satu negara produsen minyak terbesar di Amerika Latin

Beberapa Bulan Lagi, Harga Minyak Diprediksi Bakal Melambung Tinggi
(Thinkstockphotos.com)
Ilustrasi harga minyak 

TRIBUNSOLO.COM - Harga minyak diprediksi akan bergerak lebih tinggi menuju 80 dollar AS per barrel dalam waktu dekat.

Hal ini akan terjadi sejalan dengan adanya kekhawatiran anjloknya produksi dari salah satu negara produsen minyak terbesar di Amerika Latin.

Berbicara pada pertemuan World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, CEO perusahaan migas Uni Emirat Arab Majid Jafar menyebut,harga minyak dapat melompat tinggi dalam beberapa bulan ke depan.

Ini akan terjadi apabila negara produsen besar, seperti Venezuela, menderita penurunan produksi secara signifikan.

"Dalam beberapa tahun ke depan, karena kondisi investasi yang lebih kecil, kekhawatirannya adalah pertumbuhan global berlanjut dan keseimbangan terjadi di pasar, Anda akan melihat kenaikan mengejutkan pada harga minyak," kata Jafar seperti dikutip dari CNBC, Rabu (24/1/2018).

Baca: Ini Lokasi Foto Wajib Saat Berkunjung ke Pura Lempuyang Luhur Bali

Harga minyak kini perlahan merangkak naik.

Hal ini diyakini didukung oleh komitmen Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sejumlah negara produsen utama lainnya untuk memangkas produksi demi mengerek harga.

Pada November 2017 lalu, disetujui bahwa pemangkasan tersebut diperpanjang hingga akhir tahun 2018.

Harga minyak pun terus menguat.

Halaman
12
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved