Breaking News:

IMA Solo Rilis 8 Trend Marketing dan Ekonomi 2018 di Solo

“Pertama pergeseran dari transaksional ke kolaborasi atau kerja sama, tahun ini merupakan tahun kolaborasi."

Penulis: Eka Fitriani | Editor: Daryono
TRIBUNSOLO.COM/EKA FITRIANI
Presiden IMA Chapter Solo, Retno Wulandari 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Eka Fitriani

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Solo merilis 8 trend marketing dan ekonomi 2018 untuk Solo Raya dan sekitarnya.

Presiden IMA Chapter Solo Retno Wulandari mengatakan delapan trend ini diperkirakan akan mewarnai dunia pemasaran di Solo Raya dan bahkan mungkin di Jawa Tengah.

“Pertama pergeseran dari transaksional ke kolaborasi atau kerja sama, tahun ini merupakan tahun kolaborasi."

"Kedua hubungan makin erat antara konvergensi media dengan teknologi digital,” katanya kepada Tribunsolo.com Jumat (26/1/2018) siang.

Baca: Lestarikan Budaya, Pemkot Solo Adakan Pamulyan Boyong Pepunden Putri Cempo

Trend ketiga menurut IMA Chapter Solo adalah peran distribusi online semakin besar dalam mendukung usaha kecil menengah.

Sedangkan keempat, keberadaan regulasi pemerintah tentang pajak dan suku bunga akan mendukung perekonomian.

Kelima Keberadaan infrastruktur baru seperti jalur tol Salatiga-Solo, Solo-Kertosono, atau kereta api bandara akan meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi Soloraya.

“Keenam, regulasi e-money akan membuat cashless society mulai bertumbuh, ketujuh Solo semakin mapan sebagai kota destinasi kegiatan MICE dan kuliner," katanya.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved