KASAU Tegaskan SMA Unggulan di Boyolali Tanpa Senioritas dan Terbuka untuk Umum

Kendati di bawah naungan Mabes TNI AU, sekolah tersebut dibuka untuk siswa umum

Tayang:
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSHNA PRADIPHA
KASAU Marsekal TNI AU Yuyu Sutisna (kanan depan) saat meninjau pembangunan SMA Unggulan Pradita Dirgantara, Boyolali, Selasa (30/1/2018) siang. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - SMA Unggulan Pradita Dirgantara adalah sekolah unggulan di bawah naungan Mabes TNI AU.

Pada Juni 2018 mendatang, pembangunan gedung sekolah ditarget rampung.

Dan dapat membuka tahun ajaran baru pada Juli 2018.

Kendati di bawah naungan Mabes TNI AU, sekolah tersebut dibuka untuk siswa umum.

Baca: Oknum Guru Agama di Klaten Ini Bunuh Pacarnya, Mahasiswi yang Hamil 7 Bulan, Tapi Gagal

Demikian dikatakan oleh Kepala Taf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI AU Yuyu Sutisna, saat meninjau pembangunan gedung SMA Unggulan Pradita Dirgantara, di Boyolali, pada Selasa (30/1/2018) siang.

"Di sini tidak ada pendidikan militer, meski ada disiplin pendidikan, tapi tidak ada senior dan junior," jelasnya.

Mesli membuka pendaftaran bagi siswa untuk umum, soal visi misi dikatakannya sesuai dengan wawasan dirgantara.

Lanjutnya, ia mengharapkan lulusan sekolah nantinya dapat menjadi perwira AU.

Baca: Unggah Kalimat Pilu Ini, Kalina Octaranny Masih Tak Terima Ditinggal Suami Saat Keguguran?

Saat ini, perkembangan pembangunan gedung sekolah telah mencapai 55 persen.

Pembangunan mulai dilakukan pada April 2017 lalu.

Sementara, pada Juni 2018 bangunan sekolah tahap pertama ditarget selesai dibangun.

Seperti ruang kelas, auditorium, ruang maan, satu mes putra, satu mes putri, hingga rumah singgah guru dan kepala sekolah. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved