Tanpa Pesta Kembang Api, Puncak Perayaan Tahun Baru Imlek di Solo Diganti dengan Ini
Ketua Panitia Bersama Imlek 2569/2018, Sumartono Hadinoto, mengatakan, puncak perayaan Imlek 2018 dikemas berbeda
Penulis: Facundo Crysnha Pradipha | Editor: Putradi Pamungkas
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Suasana Solo Imlek Festival 2018, acara peringatan tahun baru Imlek 2569/2018 di Kota Solo mulai terasa.
Ribuan lampion telah menghiasi kawasan Klenteng Tien Kok Sie di sekitar Pasar Gede Solo.
Puncaknya, acara akan digelar pada Kamis (15/2/2018) malam.
Namun, puncak perayaan Imlek 2018 berbeda dengan 2017, yakni tanpa pesta kembang api.
Baca: Ketua DPP Golkar Gandung Pardiman Sebut Fahri Hamzah Tak Cocok Gabung ke Partainya karena Hal Ini
Ketua Panitia Bersama Imlek 2569/2018, Sumartono Hadinoto, mengatakan, puncak perayaan Imlek 2018 dikemas berbeda.
Akan ditampilkan berbagai pertunjukkan, seprrti barongsai di momen pergantian tahun baru Cina itu.
Kendati tanpa pesta kembang api, ia percaya puncak perayaan tak akan mengurangi kemeriahan perayaan Imlk 2018.
"Kembang api nanti diganti penyalaan lampu sorot warna-warni."
Baca: Perayaan Tahun Baru Imlek di Solo Bakal Dimeriakan Sejumlah Acara, Ini Jadwal Lengkapnya
"Lalu bersamaan dengan itu, ada pemukulan drum dari puluhan drumer dari Gilang Ramadhan Studio Band Solo," ujarnya dalam jumpa pers yang dihadiri TribunSolo.com, Selasa (6/2/2018) siang di Kantor Perkumpukan Masyarakat Surakarta (PMS).
Adapun perayaan Imlek di Solo ditambah meriah dengan suguhan Solo Imlek Fair yang digelar di Benteng Vastenburg 10-14 Februari 2018.
Selain 50 stan tenda berisi aneka kuliner dan kerajinan tangan, juga akam disuguhkan penampilan unik lainnya di panggung hiburan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/imlek_20180206_154521.jpg)