Piala Presiden 2018

Menilik Geliat Ekonomi Rakyat dalam Gelaran 8 Besar Piala Presiden 2018 di Solo

Visi itu tampak terwujud ketika 8 besar Piala Presiden 2018 digelar di kota asal Presiden Joko Widodo, Kota Solo.

Menilik Geliat Ekonomi Rakyat dalam Gelaran 8 Besar Piala Presiden 2018 di Solo
TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO
Salah satu penjual makanan atau angkringan di Stadion Manahan Solo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Salah satu visi Piala Presiden 2018 adalah memberikan dampak positif bagi wong cilik alias menumbuhkan ekonomi kerakyatan.

Visi itu tampak terwujud ketika 8 besar Piala Presiden 2018 digelar di kota asal Presiden Joko Widodo, Kota Solo.

Di babak 8 besar, delapan tim terbaik dengan basis suporter besar tumpah ruah di Stadion Manahan Solo.

Dari dua hari penyelenggaraan babak 8 besar, Kota Solo kedatangan setidaknya 35 ribu orang dari berbagai daerah.

Baca: 4.000 Tiket Final Piala Presiden 2018, Persija Vs Bali United, Dijual On the Spot Siang Ini

Sebuah jumlah yang besar untuk kota dengan luas 44 km persegi saja.

Dampaknya, berbagai sektor juga menggeliat.

Pedagang asongan di Stadion Manahan Solo saat 8 besar Piala Presiden 2018.
Pedagang asongan di Stadion Manahan Solo saat 8 besar Piala Presiden 2018. (TRIBUNSOLO.COM/IMAM SAPUTRO)

Sebut saja penjual makanan di sekitar Stadion Manahan Solo.

Yang terdampak langsung, angkringan atau hik di Stadion Manahan Solo.

Halaman
1234
Penulis: Imam Saputro
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved