Ketua Himki Solo Raya Anggap Kebijakan LARTAS Mengkerdilkan Pertumbuhan Ekspor Indonesia

Ketua Himki Solo Raya, Adi Dharma S mengatakan pemerintah dalam hal ini perlu meninjau kembali aturan tersebut.

Ketua Himki Solo Raya Anggap Kebijakan LARTAS Mengkerdilkan Pertumbuhan Ekspor Indonesia
thetanjungpuratimes.com
Ilustrasi ekspor impor. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (Himki) Solo Raya, menyebutkan kebijakan   Pelarangan dan Pembatasan Komoditas (Lartas) bahan baku kebutuhan ekspor justru dianggap dapat menghambat industri dalam negeri.

Ketua Himki Solo Raya, Adi Dharma S mengatakan pemerintah dalam hal ini perlu meninjau kembali aturan tersebut.

"Memang adanya Lartas ini untuk komoditas bahan baku ini menjadi pengamat perkembangan industri kami,” jelasnya kepada TribunSolo.com, Kamis (15/2/2018).

Misalnya saja, lanjut Adi, Negara Vietnam yang dianggap tidak memiliki ketersediaan bahan baku yang memadai justru dapat menggenjot nilai ekspornya.

Baca: Marc Marquez Pantang Sombong Meski Honda Tampil Dominan di Tes Pramusim MotoGP Thailand

Karena regulasi mendukung mereka.

"Bahkan jika dibanding realisasi nilai ekspor dengan negara tersebut, Indonesia sudah jauh tertinggal," ujarnya.

Selisihnya hampir sekitar empat kali lipat dengan Indonesia.

Oleh karena itu, mestinya pemerintah harus membenahi regulasi, kalau memang serius ingin mendorong nilai ekspor.

"Kalau perlu dibebaskan saja aturan mengenai impor bahan baku bagi industri yang fokus utamanya pada ekspor,” pungkasnya.(*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved