Menristekdikti Imbau Pelaku Industri Jangan Sampai Rusak Lingkungan Hidup

Menristekdikti Mohamad Nasir mengatakan potensi kerusakan tersebut bisa terjadi di sektor tambang timah, batu bara, emas, dan nikel

Menristekdikti Imbau Pelaku Industri Jangan Sampai Rusak Lingkungan Hidup
TribunSolo.com/Garudea Prabawati
Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Republik Indonesia Muhammad Nasir pada acara Sustainability Reporting Award 2017 yang digelar oleh National Center for Sustainability Reporting (NCSR) di Hotel Lor In Solo, Sabtu (24/2/2018). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Republik Indonesia Mohamad Nasir menghimbau para pelaku industri untuk ikut serta menjaga lingkungan hidup.

Ia mengatakan potensi kerusakan tersebut bisa terjadi di sektor tambang timah, batu bara, emas, dan nikel.

"Boleh eksplorasi, namun tetap jaga lingkungan agar tidak rusak," terangnya pada acara Sustainability Reporting Award 2017 yang digelar oleh National Center for Sustainability Reporting (NCSR) di Hotel Lor In Solo, Sabtu (24/2/2018).

Karena sektor tambang ini berhubungan dengan eksplorasi alam.

Baca: Beri Dukungan kepada Khofifah-Emil, SBY Turun Gunung ke Jawa Timur

Ia mengatakan di era teknologi informasi seperti saat ini harus memahami pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.

Bukan hanya akuntan yang dituntut untuk memahami kondisi tersebut tetapi semua level juga. 

Pihaknya memberikan gambaran seperti tambang Newmont di Minahasa, jangan sampa merusak lingkungan.

Karena merkuri yang ada jangan sampai mengganggu dan mencemari laut.

Baca: Laudya Cynthia Bella Dapat Hadiah Sepeda Lipat dari Engku Emran. Harganya Fantastis!

Oleh karena itu, sebelum dieksplorasi maka masalah 'sustainability' harus diperhatikan.

"Menjaga lingkungan itu sangat penting, karena berhubungan dengan keberlangsungan hidup," katanya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved