Breaking News:

Desember 2017, Capaian Distribusi Bright Gas Tembus 45 Ribu Tabung

Sales Executive LPG wilayah Solo Raya Adeka Sangtraga Hitapriya mengatakan semakin tahun masyarakat semakin sadar untuk beralih ke gas non subsidi

TribunSolo.com/Garudea Prabawati
Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV menyelenggarakan Bright Gas UMKM Cooking Contest pada Sabtu (25/2/2018) di Harris Pop Solo Hotel, Surakarta, Jawa Tengah. 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pertamina berupaya menyadarkan masyarakat untuk beralih ke tabung bright gas kapasitas 5,5 kg.

Seperti yang dilaksanakan Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV, antara lain dengan mengajak pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk menggunakan gas non subsidi ini.

Sales Executive LPG wilayah Solo Raya Adeka Sangtraga Hitapriya mengatakan semakin tahun masyarakat semakin sadar untuk beralih ke gas non subsidi.

"Sampai Desember 2017 kemarin capaian distribusi bright gas mencapai 45 ribu tabung," terangnya saat berbincang dengan Tribunsolo, Minggu (25/2/2018).

Baca: Bertamu ke Stadion Manahan Solo, Bhayangkara FC Turunkan Skuat Inti

Adeka mengatakan capaian tersebut merupakan yang tertinggi, dibandingkan dengan bulan Januari 2017 dengan distribusi sekitar 3000 tabung bright gas.

Sehingga dengan kata lain peningkatan distribusi bright gas hingga akhir tahun 2017 mencapai 100 persen lebih.

Saat ditanya alokasi, pihaknya mengatakan gas 5,5 kg ini tidak ada alokasi khusus.

"Jadi kami menyesuaikan demand yang ada di pasar untuk kemudian kami berikan supply," tuturnya.

Baca: Bongkar Kisah Masa Lalu, Kartika Putri Tampar Wanita yang Gemar Tampil Seksi Demi Pujian Cantik

Adapun rata-rata perbulan untuk konsumsi bright gas di wilayah Soloraya sekitar 26 ribu hingga 36 ribu tabung.

Adeka mengatakan untuk lebih meningkatkan kesadaran masyarakat dan bertujuan distribusi tepat sasaran Pertamina telah bersinergi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk mengajak masyarakat sadar penggunaan elpiji non subsidi.

"Terlebih bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Restoran, dan hotel," terangnya. (*) 

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved