Breaking News:

UMKM Diharapkan Menjadi Agent of Chance Penggunaan LPG Non Subsidi

Adapun kelebihan bright gas 5,5 kg yakni memiliki double spinder sehingga yang membuat penggunaan gas lebih hemat

TribunSolo.com/Garudea Prabawati
Suasana acara Bright Gas, UMKM Cooking Contest, di Harris Pop Solo Hotel, Minggu (25/2/2018). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM,SOLO - Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV berharap para Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjadi agent of chance atau agen perubahan pemanfaatan energi gas.

Dari yang semula menggunakan tabung LPG 3 kilogram (kg), beralih ke tabung LPG 5,5 kg atau bright gas.

Seperti yang dikatakan oleh Sales Executive LPG wilayah Solo Raya Adeka Sangtraga Hitapriya.

"Hal ini bertujuan agar LPG 3 kg dapat disubsidi tepat sasaran kepada masyarakat kecil (miskin)," terangnya saat berbincang dengan Tribunsolo.com, Minggu (25/2/2018).

Baca: Rakernas PDI-P, Megawati Serukan Pemenangan Jokowi di Pilpres 2019

Pihaknya mengatakan penerapan tersebut sesuai Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No.26/2009.

Yakni tentang Penyediaan dan Pendistribusian LPG, mengatur bahwa LPG 3 kg masih disubsidi dan ditentukan kuotanya oleh pemerintah.

Serta peruntukkannya hanya bagi kalangan tidak mampu.

"Maka dari itu setidaknya para pelaku usaha seperti UKM maupun UMKM yang saat ini masih menggunakan LPG bersubsidi, secara sadar beralih ke bright gas," terangnya.

Baca: Usai Kalahkah Sandiaga di Festival Danau Sunter, Menteri Susi Traktir Makan Para Nelayan

Adapun kelebihan bright gas 5,5 kg yakni memiliki double spinder sehingga yang membuat penggunaan gas lebih hemat, sehingga frekuensi pengganti lebih jarang dan lebih lama.

Ada hologram marking cek keaslian dan tabung lebih ringan. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved