Jika Ada Poros Koalisi Ketiga di Pilpres 2019, Elektabilitas Prabowo Berpotensi Tergerus?

Menurut Qodari, jika penantang Jokowi hanya satu calon, suara pemilih yang tidak suka atau tidak ingin memilih petahana akan terkumpul ke Prabowo.

Jika Ada Poros Koalisi Ketiga di Pilpres 2019, Elektabilitas Prabowo Berpotensi Tergerus?
KOMPAS.com/ MOH NADLIR
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto ketika ditemui saat perayaan HUT Partai Gerindra ke-10 di kantor DPP Partai Gerindra, Ragunan, Jakarta, Sabtu (10/2/2018) 

 TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA — Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari menilai, keberadaan poros koalisi ketiga dalam Pilpres 2019 akan menggerus elektabilitas Prabowo Subianto dibandingkan Joko Widodo.

Sebab, poros baru akan membelah suara dari para pemilih yang tidak ingin memilih calon petahana.

"Antara Jokowi dan Prabowo kalau ada paslon ketiga yang akan lebih dirugikan Prabowo, bukan Jokowi."

"Katakanlah ada calon dari militer, Prabowo terganggu."

Baca: Babi Hutan Tiba-tiba Masuk ke Masjid Serang Jemaah yang Salat Sunah hingga Terluka

"Atau calon latar belakangnya dari Islam, terganggu juga," kata Qodari pada diskusi media bertema "Peta Politik Indonesia: Kiprah ICMI dalam Tahun Politik 2018" di Jakarta, Rabu (7/3/2018).

Menurut Qodari, jika penantang Jokowi hanya satu calon, suara pemilih yang tidak suka atau tidak ingin memilih petahana akan terkumpul ke Prabowo.

Sebaliknya, jika terdapat calon penantang lain, suara pemilih akan terbelah ke penantang lainnya.

"Kalau ada dua-tiga (penantang), suara yang tidak mau akan incumbent itu akan terbelah di antara para penantang," ujarnya.

Baca: Gara-gara Dianggap Tak Tepati Janji, Wali Kota Ini Dipasung oleh Warganya

Halaman
12
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved