Cerita Bayu Skak Saat Filmnya 'Yowis Ben' Ditonton Presiden Joko Widodo

Presiden Joko Widodo menyempatkan diri untuk menonton film Yowis Ben di salah satu bioskop yang ada di dalam mal saat kunjungan ke Kota Malang

Cerita Bayu Skak Saat Filmnya 'Yowis Ben' Ditonton Presiden Joko Widodo
Google Images
Yowes Ben 

"Jika teringat waktu awal mula dulu mondar-mandir ngalor ngidul ingin merealisasikan project ini begitu susah karena masih belum di percaya banyak ph karena dengan penggunaan Bahasa Daerah di seluruh dialog film."

"Namun akhirnya diberi jalan dan akhirnya project ini bisa terealisasi hingga ditonton Pak Presiden, Wow itu Ger banget, Saya terharu sebenarnya sampai dititik ini, tapi kemarin saya tahan-tahan gabole nangis terharu soalnya duduk menemani disebelah Pak Presiden dan Pak MenDikBud musti tampil terbaik."

Baca: Idrus Marham Hadiri Sidang Pembacaan Tuntutan Setya Novanto

"Film saya ditonton oleh Pak Presiden, bahkan Bapak ke Kota Malang Kota kebanggaan & kelahiran saya saya sebenarnya menahan terharu sekali dan takjub tapi ya tetep musti tampil cool."

"Yang lebih Gerrr lagi adalah selain Bapak Presiden ada pula Bapak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Bapak Muhadjir Effendy turut pula hadir dan nonton, bahkan Pak Muhadjir kali ini nonton yang ke 2 kali Film Yowis Ben."

Alhasil apa yang saya impikan tercapai."

"Yaitu impian saya adalah untuk turut melestarikan Bahasa Daerah dalam kanca perfilman."

"Impian saya ini juga terbaca dan diterima langsung oleh Pak Presiden, beliau berkata “Saya Nonton film kamu ini begitu dekat dan relate sekali, saya bisa paham tanpa melihat terjemahan tapi meskipun begitu bagus sekali kamu beri terjemahan Bayu, agar orang-orang di seluruh Indonesia juga bisa turut menikmati” jadi Bahasa Ibu atau Bahasa Daerah itu jangan sampai dilupakan, sekarang kebanyakan sudah membesarkan anaknya menggunakan Bahasa Indonesia jadi Bahasa Daerah disegala penjuru Negeri ini mulai banyak yang punah."

Baca: Baru Saja Menikah , Petra Sihombing Curhat Ada Drama di Kehidupan Rumah Tangganya

"Jadi bahasa persatuan kita yang menyatukan seluruh NKRI adalh Bahasa Indonesia, namun kita juga jangan sampai pernah melupakan Bahasa Ibu kita, Bahasa Daerah kita karena itu adalah identitas kita sebagai bangsa yang besar / akar budaya kita."

"Pak Presiden berharap kedepan bermunculan pula film-film lain menggunakan Bahasa Daerah dari berbagai penjuru tanah air."

"Agar kita bisa saling bertukar pengetahuan dan mengenal budaya masing-masing," tulis bayu.

Yowis Ben merupakan film bergenre komedi yang menggunakan 80 persen bahasa Jawa.

Film itu tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia sejak 22 Februari 2018. (*)

Penulis: rika apriyanti
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved