Anggaran Masjid Sriwedari Solo Membengkak Rp 20 Miliar dari Anggaran Semula
Pihaknya optimistis masjid yang digadang-gadang jadi salah satu ikon Kota Solo akan selesai tepat waktu.
Penulis: Imam Saputro | Editor: Daryono
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Imam Saputro
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Rencana anggaran pembangunan Masjid Taman Sriwedari Surakarta (MTSS) membengkak sekitar 20 miliar rupiah dari rencana awal.
"Kami pekan lalu rapat dengan kontraktor pelaksana, dari rapat tersebut memang dari anggaran semula ada kenaikan sekitar 20 miliar rupiah," kata Ketua Tim Panitia Pembangunan Masjid Taman Sriwedari yang juga Wakil Wali Kota (Wawali) Solo Achmad Purnomo, Kamis (5/4/2018).
Ia menerangkan, anggaran awal sekitar 160 miliar rupiah.
"Kemarin itu jadi 180an miliar, tapi itu dibarengi dengan kualitas yang akan semakin bagus," tegasnya.
Baca: Pembangunan Masjid Taman Sriwedari Solo Masih Tunggu Finalisasi dari Kontraktor Pelaksana
Menurut Purnomo, anggaran belum termasuk pembangunan menara utama yang dibangun setinggi 114 meter.
"Tidak masalah untuk anggaran, karena anggaran untuk MTSS tak terbatas, "ujarnya.
Pembangunan MTSS belum juga dimulai walaupun peletakan batu pertama telah dilakukan sejak awal Februari lalu.
Wawali mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu finalisasi dari kontraktor pelaksana.
"Kemarin Maret kan sinkronisasi desain, ini masih nunggu finalisasi kebutuhan anggarannya," kata Achmad Purnomo, Kamis (5/4/2018).
Pihaknya optimistis masjid yang digadang-gadang jadi salah satu ikon Kota Solo akan selesai tepat waktu.
"Rencana pembangunan kan selesai 2 tahun, tapi semoga saja tahun depan sudah selesai, "kata dia.
Baca: Wakil Wali Kota Solo Letakkan Batu Pertama Tanda Dimulainya Masjid Miftahul Jannah Semanggi
Dari desain yang disiapkan panitia, MTSS akan dibangun di lahan eks Taman Hiburan Rakyat (THR) Sriwedari seluas 17.200 meter persegi.
Bangunan utama masjid akan dibangun seluas 4.330 meter persegi.
Tempat ibadah tersebut didesain mampu menampung jemaah sebanyak 7.680 orang, serta dilengkapi lima menara.
Sebanyak satu menara bakal menjadi menara utama setinggi 114 meter.
"Desainnya perpaduan antara bangunan jawa klasik dan modern, menara 114 meter melambangkan jumlah surat yang ada di alquran," terang Wawali.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/desain-mtss-tampak-dari-utara_20180405_121658.jpg)