Breaking News:

Tumurun Private Museum, Ruang Apresiasi Seni Rupa Anyar di Kota Solo

Ruang baru ini bertujuan untuk menambah edukasi generasi muda seperti apa perkembangan seni rupa dunia

TribunSolo.com/Garudea Prabawati
Suasana Tumurun Private Museum Sabtu (14/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Ratusan karya seni rupa lintas masa terpajang apik di Tumurun Private Museum.

Terletak di Jalan Kebangkitan Nasional no 24, Surakarta, Jawa Tengah, setidaknya menjadi ruang apresiasi baru bagi pergerakan seni rupa baik nasional maupun internasional.

Iwan Kurniawan Lukminto selaku founder Tumurun Private Museum yang juga merupakan Vice President Director PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) mengaku ruang baru ini bertujuan untuk menambah edukasi generasi muda seperti apa perkembangan seni rupa dunia.

"Museum ini merupakan ruang apresiasi dan minat kami terhadap karya-karya seni rupa baik dari seniman Indonesia maupun luar Indonesia," katanya kepada wartawan dalam acara open house Tumurun Private Museum,Sabtu (14/4/2018).

Baca: Penganten Ngepot, Istilah Raffi Ahmad kepada Adiknya Syahnaz yang Akan Menikah

Total terdapat 100 karya yang terpajang dalam dua segmen area yakni Modern Art dan Contemporary Culture.

Pihaknya berujar tidak menggunakan kurator khusus untuk menata karya seni rupa tersebut agar harmoni dengan Infrastuktur yang ada.

Dalam segmen Modern Art, karya-karya pelukis kawakan Indonesia dipamerkan seperti karya Affandi, Indra Gunawan S. Soedjojono, dan masih banyakk lagi.

Bahkan untuk seniman seni rupa yang berasal dari Eropa yang pernah menetap di Indonesia tak luput dari incaran seperti Rudolf Bonnet.

Halaman
12
Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Putradi Pamungkas
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved