OJK Catat Kinerja Perbankan Konvensional di Solo Raya Meningkat
Selanjutnya, di sektor Dana Pihak Ketiga (DPK), tabungan mengalami peningkatan paling besar.
Penulis: Garudea Prabawati | Editor: Hanang Yuwono
Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Surakarta membukukan kenaikan kinerja perbankan konvensional wilayah Solo Raya.
Peningkatan ini mulai dari sisi aset maupun penyaluran kredit.
Kepala OJK Surakarta, Laksono Dwionggo, mengatakan untuk kinerja bank konvensional, dari sisi aset meningkat sebesar 9,14 persen.
"Yakni dari Rp 69,75 triliun menjadi Rp 76,13 triliun secara year on year (yoy) dari Februari 2017 ke Februari 2018," ujarnya kepada TribunSolo.com, Sabtu (14/4/2018).
Baca: Demi Asian Games 2018, Persija Tak Akan Gunakan SUGBK Usai Laga Melawan Madura United
Selanjutnya, di sektor Dana Pihak Ketiga (DPK), tabungan mengalami peningkatan paling besar.
Peningkatan hingga 19,52 persen, dari Rp 26,31 triliun menjadi Rp 31,44 triliun.
Sedangkan untuk penyaluran kredit, dikatakannya, secara yoy meningkat sebesar 7,66 persen.
"Yakni dari Rp 60,21 triliun menjadi Rp 64,83 triliun," ujarnya.
Bahkan kinerja Non Performing Loan (NPL) atau kredit macet juga mengalami perbaikan.
NPL Februari 2018 kali ini 2,16 persen, tampak turun dan membaik dibandingkan Februari 2017 lalu sebesar 2,47 persen. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/ilustrasi-otoritas-jasa-keuangan-ojk_20170121_115356.jpg)