Seorang Ibu di Afsel Dijatuhi Hukuman Seumur Hidup setelah Terbukti Melindungi Pemerkosa Bayinya

Di Afrika Selatan, wanita tersebut telah melanggar undang-undang perlindungan anak, pelecehan dan mengalahkan tujuan keadilan.

Penulis: rika apriyanti | Editor: Hanang Yuwono
ISTIMEWA
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Rika Apriyanti

TRIBUNSOLO.COM, CAPE TOWN - Seorang wanita di Gauteng, Afrika Selatan diganjar hukuman seumur hidup setelah terbukti melindung pemerkosa bayinya dari pihak berwenang.

Hal ini disampaikan oleh komisaris polisi nasional Letnan Jenderal Khehla Sitole pada Jumat (13/4/2018).

"Hal ini mengkin bisa menjadi seikit keadilan bagi bayi dua bulan tersebut, dan berfungsi untuk mencegah kriminalitas semacam itu terjadi lagi," katanya.

Wanita 29 tahun tersebut dijatuhi hukuman di Pengadilan Tinggi Gauteng Selatan di Johannesburg pada Kamis (12/4/2018).

Baca: Wakapolri Klaim Kasus Novel Baswedan Alami Perkembangan yang Progresif

Keputusan ini dirasa mampu mencegah siapa pun untuk melindungi penjahat di masa depan, meskipun pelaku pemerkosaan bayi itu belum diidentifikasi.

Seorang dokter di Rumah Sakit Chris Hani Baragwanath di Soweto memberitahu polisi ada bayi datang dalam keadaan luka parah pada November 2017.

Pada awal diwawancara petugas, wanita yang diketahui bernama Meadowlands mengklaim bahwa bayi itu jatuh dari tempat tidur.

Namun, tes medis mengungkapkan bahwa bayi itu telah diperkosa.

Baca: Heboh Penyataan Amien Rais soal Partai Allah dan Partai Setan, Begini Tanggapan Cak Imin

Sang ibu akhirnya ditangkap dengan tuduhan telah membantu dan bersekongkol dengan pelaku.

Di Afrika Selatan, wanita tersebut telah melanggar undang-undang perlindungan anak, pelecehan dan mengalahkan tujuan keadilan.

Wanita itu telah ditahan sejak November setelah jaminannya ditolak.

"Salah satu alasan mengapa jaminannya ditolak, adalah bahwa selama wawancara dengannya, versinya tentang apa yang telah terjadi pada bayi itu terus berubah," ujar Letnan Jenderal Khehla Sitole seperti dilansir TribunSolo.com dari Allafrica.com pada Minggu (15/4/2018).

"Identitas ibu tidak diungkapkan untuk melindungi identitas bayi," tambahnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved