Bambu hingga Batu Besar, Inilah Barang Bukti Penganiayaan Anggota Bonek hingga Tewas di Solo

Barang bukti disita karena diduga digunakan tersangka untuk melakukan penganiayaan terhadap para suporter Persebaya Surabaya.

Bambu hingga Batu Besar, Inilah Barang Bukti Penganiayaan Anggota Bonek hingga Tewas di Solo
TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA
Kapolresta Solo, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo (tengah), Wakapolresta Solo, AKBP Andy Rifai (kanan) menunjukkan barang bukti kasus penganiayaan anggota Bonek di Solo, Selasa (17/4/2018) siang. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Selain meringkus dua tersangka penganiayaan yang menyebabkan anggota Bonek, Micko Pratama (17) tewas, Polresta Solo juga mengamankan sejumlah barang bukti.

Barang bukti disita karena diduga digunakan tersangka untuk melakukan penganiayaan terhadap para suporter Persebaya Surabaya.

Peristiwa penganiayaan itu terjadi di depan RM Padang Murah Meriah, Jl Ki Mangun Sarkoro, Banyuagung, Kadipiro, Banjarsari, Solo, pada Sabtu (14/3/2018) dini hari lalu.

Baca: Polresta Solo Tangkap Dua Pelaku Penganiaya Bonek hingga Tewas, Ini Identitasnya

Adapun deretan barang bukti yang diamankan bermacam-macam.

Ada sebuah bambu sepanjang 2,5 meter, dua bongkahan batu, empat buah batu bata, 28 buah batu cor.

Lalu dua potongan bambu, satu potongan kayu, dan sebuah botol kaca kosong minuman keras.

Dalam rilis kasus Selasa (17/4/2018) siang, Kapolresta Solo, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo, menyatakan, dua tersangka adalah AKS (23) warga Solo dan MAP (17) warga Karanganyar.

"Keduanya ditangkap semalam, Senin (16/4/2018) malam melalui hasil penyelidikan jajaran," jelasnya.

Barang bukti kasus penganiayaan anggota Bonek di Solo yang disita polisi, Selasa (17/4/2018) siang.
Barang bukti kasus penganiayaan anggota Bonek di Solo yang disita polisi, Selasa (17/4/2018) siang. (TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA)

Ribut menuturkan, keduanya bersama rekan-rekan lain mencegat rombongan estafet Bonek Mania yang henda pulang ke Surabaya usai mendukung Persebaya Surabaya melawan PS Tira di Bantul, DIY.

Rombongan estafet itu dicegat warga yang telah geram dengan aksi Bonek melalukan penjarahan sebelumnya.

Selain mencegat, pelaku dan rekan-rekannya melempari truk berisi Bonek termasuk korban yang tewas, Micko Pratama (17), dan S (18) hingga luka berat.

Baca: Mayat Seorang Pria Ditemukan di Kali Jenes Solo, Wakapolresta Pastikan Bukan Anggota Bonek

Polisi akhirnya menjerat kedua tersangka dengan Pasal 170 tentang Penganiayaan hingga menyebabkan kematian dan terjerat hukuman penjara selama 12 tahun. (*)

Penulis: Facundo Crysnha Pradipha
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved