Dinkop dan UMKM Solo Dorong Pelaku UMKM Go Online
Karena, lanjutnya, akses pemasaran saat ini menjadi kendala utama pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha.
Penulis: Garudea Prabawati | Editor: Daryono
Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Dinas Koperasi dan UMKM Surakarta terus mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan kecanggihan teknologi online untuk memperluas penetrasi pasar.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Surakarta Nur Haryani menyebutkan saat ini dari jumlah UMKM yang sudah go online baru sekitar 10 hingga 20 persen dari 3.200 UMKM di Surakarta.
Sektornya beragam, mulai dari fashion, kuliner, ataupun industri kreatif lainnya.
"Kami terus berupaya agar pelaku UMKM dapat memanfaatkan pemasaran secara online, salah satunya melalui acara pemberdayaan UMKM kali ini," ujarnya kepada Tribunsolo.com, saat ditemui dalam acara bimbingan teknis (Bimtek) pengembangan kemitraan usaha antara usaha kecil antara usaha menengah, Kamis (19/4/2018).
Baca: Ini Kendala Koperasi Sulit Alami Kemajuan Menurut Dinas Koperasi dan UMKM Solo
Pihaknya berujar go online sangat perlu untuk memperbaiki akses pasar para UMKM.
Karena, lanjutnya, akses pemasaran saat ini menjadi kendala utama pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha.
Sedangkan mengenai kemitraan dengan toko modern saat ini Dinkop UMKM juga tengah mengawasinya.
Pengawasan ini rencananya akan melibatkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Dimana nantinya ketika ditemukan permasalahan Dinkop akan melakukan teguran pada retail yang bersangkutan.
"Saat ini untuk di kota Solo ada sekitar 10 toko modern yang beroperasi, dan apabila nantinya ada yang melanggar akan diberikan sanksi pada retail tersebut," tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/umkm_20180420_111435.jpg)