Jumlah Pemudik Periode Lebaran 2018 Diprediksi Naik 10 hingga 15 Persen

Khusus yang menggunakan moda transportasi darat jumlah pemudik Lebaran 2018 diprediksi sebanyak 8,09 juta orang

Kompas.com/Alsadad Rudi
Para pemudik pengguna kereta yang berangkat dari Stasiun Senen, Jakarta Pusat pada Selasa (20/6/2017). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia (RI) memprediksi pemudik Lebaran 2018 akan naik dibandingkan pemudik Lebaran 2017 lalu.

Seperti data yang dihimpun Tribunsolo.com dari Kemenhub RI, diprediksi akan ada kenaikan pemudik 10 hingga 15 persen.

Sesuai data secara keseluruhan nasional jumlah pemudik Lebaran 2018 prediksi sebanyak 19.5 juta orang.

Kenaikan ini menyasar pada seluruh sektor moda transportasi.

Baca: Wanita Tertua di Dunia Asal Jepang Tutup Usia, Meninggalkan Lebih dari 160 Keturunan

Baik sektor transportasi darat, laut, udara, dan Kereta Api (KA).

Khusus yang menggunakan moda transportasi darat jumlah pemudik Lebaran 2018 diprediksi sebanyak 8,09 juta orang, lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun lalu 7,5 juta orang.

Sedangkan bagi yang menggunakan moda transportasi KA jumlah pemudik Lebaran 2018 diprediksi naik 5 persen.

Atau, sebanyak 4,63 juta orang, lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun lalu 44 juta orang.

Baca: Terguling Saat Naik Menuju Telaga Sarangan, Bus Ini Tewaskan 3 Orang

Untuk yang menggunakan moda transportasi udara jumlah pemudik Lebaran 2018 diprediksi sebanyak 5,75 juta orang, lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun lalu 5,29 juta orang.

Dan yang menggunakan moda transportasi laut jumlah pemudik Lebaran 2018 diprediksi sebanyak 1,77 juta orang, lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun lalu 1,73 juta orang. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved