Polisi Hutan Berhasil Bekuk Pemburu Cula Badak Setelah Pencarian Selama 72 Jam

"Petugas kami mempertaruhkan hidup mereka setiap hari untuk melawan pemburu gelap yang terus kembali," ujar Isaac.

Penulis: rika apriyanti | Editor: Daryono
KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNG
​Badak 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Rika Apriyanti

TRIBUNSOLO.COM, CAPE TOWN- Dua pemburu badak tewas dalam serangan terkoordinasi oleh penjaga bersenjata di Taman Nasional Kruger di Afrika Selatan.

Dilansir TribunSolo.com dari foxnews.com, dua set cula badak berhasil diamankan setelah pencarian selama 72 jam.

Namun penjaga hutan belum menemukan tubuh badak yang dibantai untuk diambil gadingnya tersebut.

Sepuluh orang berhasil diamankan, satu diantaranya adalah petugas di Taman Nasional tersebut.

Baca: Famtrip SRC 17 Efektif Jaring Datangnya Wisatawan ke Surakarta

Seorang pemburu yang terluka parah karena tertembak dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan dan tetap di bawah pengawasan petugas bersenjata.

Selain itu, sisanya akan muncul di pengadilan minggu ini.

Isaac Phaahla, juru bicara Taman Nasional tersebut mengatakan bahwa penangkapan tersebut adalah perang tanpa henti.

"Petugas kami mempertaruhkan hidup mereka setiap hari untuk melawan pemburu gelap yang terus kembali," ujar Isaac.

"Perang tersebut tanpa henti, tugasnya besar dan berbahaya."

"Para pemburu bersenjata benar-benar kejam," tambahnya.

Baca: Jatuhkan Vonis 9 Tahun dan Denda Rp 200 Juta ke Aa Gatot dalam Kasus Asusila, Ini Pertimbangan Hakim

Isaac pun mengaku sangat kecewa saat penemukan petugas Taman Nasional dalam penangkapan tersebut.

"Ini sangat memalukan dan mengerikan saat kami dikhianati oleh anggotamu sendiri," kata Isaac.

Para pemburu dilacak selama 10 jam oleh polisi hutan dengan berjalan kaki, dengan helikopter dan pesawat terbang sebelum anjing pelacak menemukan mereka.(*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved