De Tjolomadoe Karanganyar Diminta Berikan CSR Berupa Tenda ke PKL

PKL juga menerima pesangon sebesar Rp500 ribu saat relokasi dahulu dari Bupati Karanganyar saat itu Juliyatmono.

De Tjolomadoe Karanganyar Diminta Berikan CSR Berupa Tenda ke PKL
Instagram/De Tjolomadoe
De Tjolomadoe 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Efrem Siregar

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Karanganyar, kembali menertibkan sejumlah pedagang yang kembali berjualan di Jalan Adi Sucipto, Kecamatan Colomadu, Senin (30/04/2018).

Menurut Kepala Dinas Satpol PP Karanganyar, Kurniadi, pihaknya membongkar lapak dari pedagang kaki lima (PKL) yang sempat direlokasi ke Jl Sumur Bor yang terletak tidak jauh dari Jl Adi Sucipto.

Relokasi tersebut dilakukan pada Oktober 2017 silam mengingat saat itu kawasan Adi Sucipto mesti steril untuk revitalisasi eks PG Colomadu.

PKL juga menerima pesangon sebesar Rp500 ribu saat relokasi dahulu dari Bupati Karanganyar saat itu Juliyatmono.

Baca: Bongkar Lapak PKL di Colomadu, Kasatpol PP Karanganyar Sebut Pedagang Bandel Kembali Berjualan

Namun, sebagian pedagang menilai tempat baru mereka jarang dikunjungi pembeli.

Akhirnya, mereka nekad berjualan kembali ke Jl Adi Sucipto.

Satpol PP pun mengambil tindakan tegas.

Pedagang yang masih berjualan di trotoar Jl Adi Sucipto sudah diberi peringatan untuk membersihkan lapak mereka selama lima hari.

Halaman
12
Penulis: Efrem Limsan Siregar
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved