Liburan Mau Menginap di Hotel atau Hostel? Ketahui Dahulu Perbedaannya

Belum lagi amenities di kamar mandi yang kerap dipandang sepele oleh tamu hotel seperti sabun dan handuk.

Editor: Hanang Yuwono
Hostelling International USA
Ilustrasi hostel 

TRIBUNSOLO.COM - Menginap di hostel atau hotel, apa sih bedanya?

Ada beberapa perbedaan penting antara hostel dan hotel yang patut traveler pertimbangkan saat melakukan perencanaan liburan mendatang.

Panduan berikut akan membantu traveler untuk membuat keputusan yang cocok untuk liburanmu.

Seperti dikutip dari Smatertravel.com, seorang penulis perjalanan, Matt Buckley, berbagi lima faktor yang harus kamu pertimbangkan sebelum memilih jenis penginapan.

Baca: 20 Ribu Polisi Amankan Unjuk Rasa Buruh Hari Ini, Polri Pastikan Tak Ada yang Bawa Senjata Api

Berikut di antaranya.

Kamar

Perbedaan utama dari hostel dan hotel adalah jenis kamar apakah kamar tersebut privat atau harus berbagi dengan tamu yang lainnya.

Jika traveler tidak masalah berbagi kamar dengan orang asing, maka hostel bisa menjadi pilihanmu.

Namun bila traveler tak nyaman harus berbagi kamar dan kamar mandi dengan lima orang yang tak kamu kenal, maka hostel bukanlah pilihan tepat.

Baca: Demi Kesehatannya, Asri Welas Bakal Bawa Anak Berobat ke Jerman

Namun sebelum Anda mencoret hostel dari pilihanmu karena kenyaman privasi, sebaiknya terlebih dahulu kamu cek hostel yang traveler incar.

Beberapa hostel memiliki kamar tidur privat dan kamar mandi privat.

Sementara itu, hotel menawarkan kamar yang privat, termasuk kamar mandi sendiri yang berada di dalam kamar.

Memang ada beberapa hotel melati yang menawarkan kamar mandi di luar kamar tidur dan harus berbagi dengan tamu lainnya, tetapi ini kasus langka.

Baca: Ini Hasil Lengkap Liga Inggris Pekan ke-36, Liverpool Pantas Was-was

Intinya, jika kamu memandang privasi selama liburan terutama saat tidur, adalah hal yang penting, maka hotel adalah pilihan terbaik.

Hanya saja, berbagi kamar dengan orang asing bukanlah sesuatu hal yang aneh.

Apalagi teman sekamar nantinya juga sesama pelancong sepertimu.

Orang-orang ini bisa menjadi teman baru dan memberikan aneka tips perjalanan mau pun kisah perjalanan yang unik.

Baca: Prijo Anggoro Diundang ke Malam Perpisahan dan Panggung Hiburan Prajurit Program TMMD

Jika satu tujuan travelingmu adalah bertemu orang-orang baru, maka hostel bisa menjadi pilihan.

Keamanan

Hanya saja berbagi kamar dengan tamu asing memang memiliki beberapa risiko.

Beberapa hostel menyediakan fasilitas keamanan seperti loker dekat ranjang.

Hanya beberapa hostel tidak memberikan kunci untuk loker semacam ini.

Jadi jika traveler bepergian dengan barang-barang berharga dan kamu harus meninggalkan kamar, pastikan traveler menyimpan barang dalam tempat yang berkunci.

Baca: Prijo Anggoro Diundang ke Malam Perpisahan dan Panggung Hiburan Prajurit Program TMMD

Sebab patut diingat pintu kamar tentu saja tidak akan terkunci agar tamu bebas keluar masuk.

Sebaiknya bawalah kunci dan gembok sendiri.

Sebaliknya, setiap kamar di hotel yang merupakan kamar pribadi tentu saja dalam kondisi terkunci.

Masing-masing tamu akan mendapatkan kunci sendiri.

Beberapa hotel bahkan menyediakan kotak penyimpanan berkunci (safe deposit box) untuk menaruh barang berharga.

Baca: Saat Perayaan Hari Buruh Internasional, Wali Kota Solo Dijadwalkan Ikuti Jalan Sehat Tripartit

Harga

Secara harga, rata-rata kamar yang berbagi dengan tamu lainnya, tentu saja memiliki harga lebih murah dibanding kamar privat.

Namun ada banyak faktor yang mempengaruhi harga suatu akomodasi.

Misalnya hostel yang tepat di tepi pantai, bisa jadi harganya lebih mahal dibanding hotel yang tidak tepat di tepi pantai.

Jangan berasumsi hanya karena penginapan tersebut sebuah hostel, maka itu menjadi pilihan termurahmu.

Baca: De Tjolomadoe Karanganyar Diminta Berikan CSR Berupa Tenda ke PKL

Sebaiknya lakukan riset dan perbanyak pilihan sebelum memutuskan penginapan terbaik.

Amenities

Amenities atau perlengkapan tambahan di dalam kamar tidur sebuah hotel agar pengalaman tamu menginap semakin nyaman.

Beberapa amenities di hotel kerap kali tak dipandang tak bernilai oleh tamu.

Misalnya seperti televisi, hair dryer, dan telepon, adalah barang biasa ditemukan di hotel.

Namun, barang-barang ini adalah benda langka di hostel.

Baca: Terkait Pelestarian Budaya, DPRD Ingin Karanganyar Seperti Solo atau Bali

Belum lagi amenities di kamar mandi yang kerap dipandang sepele oleh tamu hotel seperti sabun dan handuk.

Sebagian besar hostel tidak menyediakan amenities seperti ini.

Jadi jika kamu tipikal tidak mau repot dan memandang perlu adanya amenities yang biasa tersedia di kamar hotel, maka hostel bukan pilihan terbaik.

Mungkin hostel tidak memiliki amenities dalam kamar yang mumpuni.

Baca: Amanda Rawles Kurang Puas Atas Aktingnya dalam Jailangkung, Mengapa?

Namun sebenarnya hostel memiliki fasilitas yang bisa dimanfaatkan, seperti ruang televisi dan dapur.

Area-area publik dengan fasilitas yang bisa digunakan secara bersama-sama dengan tamu lain, merupakan bagian dari pengalaman menginap di hostel.

Para tamu bisa saling berinteraksi dan menjalin hubungan pertemanan yang baru.

Lokasi

Salah satu perbedaan terbesar antara hostel dan hotel adalah akses.

Baca: Terkait Pelestarian Budaya, DPRD Ingin Karanganyar Seperti Solo atau Bali

Biasanya hostel bertebaran di kota-kota besar, terutama berlaku di Eropa.

Namun sulit mencari hostel di kota-kota kecil dan lokasi-lokasi yang belum dikenal wisatawan.

Hanya saja, traveler bisa menggunakan situs seperti Hostelworld dan Hostels.com untuk mengetahui apakah ada hostel tersedia di destinasi yang kamu tuju.

Sementara itu, hotel baik dari kelas melati hingga berbintang, lebih mudah ditemukan di berbagai kota dan negara.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hostel atau Hotel, Mana yang Cocok untuk Liburan Anda?"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved