Kenang Riyanto, Banser NU Peluk Bom yang Meledak di Gereja Mojokerto, Diistimewakan Gus Dur

Tanpa ragu, ia membuka bungkusan dan mendapati rangkaian kabel yang memercikkan api.

Kenang Riyanto, Banser NU Peluk Bom yang Meledak di Gereja Mojokerto, Diistimewakan Gus Dur
Twitter Ansor Siber
Almarhum Riyanto dan seragam Bansernya yang ia kenakan saat terkena bom pada 24 Desember 2000 

Nahas, bom telanjur meledak dalam dekapannya.

Tubuhnya pun terpental hingga beberapa meter hingga anggota tubuhnya dalam kondisi menyedihkan.

Baca: Bawa Dua Ransel, Pengendara Motor Tabrak Pagar Mabes TNI AD, Begini Kronologinya

Kuatnya ledakan juga merobohkan pagar beton gereja.

Nyawa Riyanto pun tak dapat diselamatkan meski ia menyelamatkan ratusan nyawa lainnya.

Saat insiden terjadi, Riyanto baru berusia 25 tahun.

Melansir dari sumber yang sama, aksi heroik Riyanto sempat ditanggapi oleh Gus Dur.

Baca: Tak Mau Ikut Upacara Bendera, Benih Teroris Pelaku Bom Surabaya Sudah Ada Sejak 30 Tahun Silam

"Riyanto telah menunjukkan diri sebagai umat beragama yang kaya nilai kemanusiaan. Semoga dia mendapatkan imbalan sesuai pengorbanannya," kata Gus Dur.

Mantan presiden ini juga sempat hadir dalam haul lima tahun kematian Riyanto.

Tidak hanya Gus Dur yang memberikan penghormatan kepada mendiang Riyanto.

Kisah Riyanto juga sudah diangkat menjadi sebuah film yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo.

Baca: Ingin Mati Syahid, Bocah Pelaku Bom Bunuh Diri Tak Mau Ikut Mapel Agama dan PKn di Sekolah

Halaman
123
Penulis: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Editor: Noorchasanah Anastasia Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved