Breaking News:

Warga Windan Sukoharjo Mengaku Terbantu dengan Pasar Murah Kemendag

Sebanyak 500 bingkisan sembako dengan harga murah juga menjadi sasaran warga sekitar yang rela antre sejak pagi hari.

TRIBUNSOLO.COM/CHRYSNHA PRADIPHA
Warga membeli sembako di pasar murah Ramadan di Pondok Pesantren Al Muayyad Windan, Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo, pada Jumat (25/5/2018) pagi. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Pasar murah diselenggarakan di Pondok Pesantren Al Muayyad Windan, Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo, pada Jumat (25/5/2018).

Sebanyak 500 bingkisan sembako dengan harga murah juga menjadi sasaran warga sekitar yang rela antre sejak pagi hari.

Seperti diberitakan, pasar murah diadakan oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag) dengan memfasilitasi berbagai pelaku usaha swasta memberikan sumbangan sembako.

Di Soloraya, pasar murah menyasar kepada 30 titik pesantren dengan menjual sembako separuh harga di pasaran.

Baca: Warga Serbu Pasar Murah Kemendag di Ponpes Al Muayyad Windan Makamhaji Kartasura

Seorang warga bernama Lartini (59) mengaku senang dapat membeli sembako dengan harga murah.

"Harganya (bingkisan sembako) Rp 50 ribu dari Rp 120 ribu, sudah dapat minyak goreng2 liter, gula pasir 2 kilogram, beras 5 kilogram, dan satu botol sirup," bebernya ditemui usai mengambil sembako.

Ia juga menerangkan, harga sembako yang dijual di pasar murah itu lebih murah dari harga pasaran.

Seperti harga minyak goreng Rp 12 ribu di pasaran dapat dibawa pulang seharga Rp 6 ribu per liter di pasar murah. 

"Harusnya memang seperti ini dari pemerintah mengggelar pasar murah karena jelang Idul Fitri harga sembako selalu naik," ucap dia.

Baca: Jaga Stabilitas Pangan Sebelum Lebaran, Bulog Subdivre III Surakarta Gelar Pasar Murah di 4 Titik

Sementara itu, Staf Khusus Menteri Perdagangan Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Peningkatan Sarana Perdagangan, Eva Yuliana, mengungkapkan, pasar murah Ramadan  terselenggara berkat kerjasama dengan pelaku usaha swasta.

"Secara nasional kita kerjasama dengan sekitar 50 pelaku usaha swasta, dengan menyasar 400 titik pasar murah di Indonesia khususnya pesantren," ungkap Eva.

Diharapkannya, pasar murah dapat membuat suasana Ramadan menjadi lebih indah lantaran warga tak terbebani harga tinggi sembako. (*)

Penulis: Facundo Crysnha Pradipha
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved