Breaking News:

Menkeu Sri Mulyani: APBN sebagai Instrumen untuk Stabilkan Perekonomian Negara

Jadi lanjutnya, dalam pengelolaan ekonomi itu selalu ada keseimbangan antara APBN, fiskal, moneter, sektor riil.

TRIBUNSOLO.COM/GARUDEA PRABAWATI
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memberikan kuliah umum tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di depan ribuan mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta, Sabtu (26/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribunsolo.com, Garudea Prabawati

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memberikan kuliah umum tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di depan ribuan mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta, Sabtu (26/5/2018).

Kuliah umum berlangsung dengan tema Peranan APBN dalam Mewujudkan Tujuan Pembangunan.

"Peran APBN sebagai instrumen fiskal menciptakan suatu kondisi ekonomi yang tumbuh berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan," terangnya dalam Kuliah Umum di IAIN Surakarta, Sabtu (26/5/2018).

Tentu saja bersama-sama dengan instrumen sektor riil dan moneter.

Baca: Insiden Penembakan Airsoft Gun di Jalanan Kleco, Kapolresta Solo Ingatkan Masyarakat Tak Arogan

Jadi lanjutnya, dalam pengelolaan ekonomi itu selalu ada keseimbangan antara APBN, fiskal, moneter, sektor riil.

Untuk kemudian menciptakan keseimbangan agar pertumbuhan ekonomi tinggi tapi inklusif, menciptakan kesempatan kerja, mengurangi kemiskinan.

Menciptakan suatu kondisi ekonomi dimana dia terus mengalami pertumbuhan.

Sehingga mewujudkan pemerataan pertumbuhan yang berkeadilan.

“Kita terus pacu agar pertumbuhan ekonomi kita tinggi, tidak sekedar tinggi namun juga inklusif juga berkelanjutan, agar kemiskinan terhapus juga ketimpangan perekonomian sirna," terangnya.

Hal tersebut menjadi tugas kita bersama untuk mencapai tujuan masyarakat adil makmur.

Baca: Pria di Banyuwangi Tewas Bunuh Diri dengan Mercon Diduga Frustasi Akibat Derita Sakit Asma

Lebih lanjut, Menkeu menjelaskan bahwa upaya pemerataan ini, tercermin dalam target pembangunan pada APBN.

"Dan Pemerintah menggunakan APBN sebagai instrumen fiskal untuk mencapai tujuan tersebut," tutupnya. (*)

Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved