Persiapan Arus Mudik Lebaran 2018, Satlantas Polresta Solo Latihan Traffic Accident Analysis

Pelatihan digelar setiap bulan, khusus kali ini mempersiapkan musim arus mudik masa Lebaran

Dok Satlantas Polresta Solo
Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Imam Syafii (tengah) mengecek latihan TAA para anggotanya di kawasan Kottabarat, Solo, Sabtu (26/5/2018) pagi. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Chrysnha Pradipha

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Solo dalam unit Laka Lantas (kecelakaan lalu lintas) mempersiapkan diri dalam persiapan masa Lebaran 2018.

Kegiatan pelatihan Traffic Accident Analysis (TAA), atau proses rekonstruksi terjadinya kasus kecelakaan mulai dilakukan.

Kasatlantas Polresta Solo, Kompol Imam Syafii, mengutarakan, pelatihan digelar setiap bulan, khusus kali ini mempersiapkan musim arus mudik masa Lebaran.

"Dengan melibatkan anggota, latihan ini untuk mempersiapkan personel yang profesional dalam menangani laka lantas," jelasnya Senin (28/5/2018) pagi.

Baca: Belum Tahu Sang Tante Telah Tiada, yang Dilakukan Keponakan Julia Perez Ini Bikin Netter Nangis

Imam menyebut, pelatihan juga sebagai bentuk pelayanan masyarakat dalam persiapan mudik Lebaran.

Untuk dietahui, TAA dilakukan bertujuan untuk memperoleh informasi berupa kronologi, pola kejadian, informasi teknis, kondisi infrastruktur, kondisi pelaku kecelakaan baik secara fisik atau mental.

TAA diperlukan untuk tujuan memperoleh kebenaran informasi tentang sebab sebab terjadinya kecelakaan.

Selanjutnya hasil dari TAA dikembangkan untuk tujuan lain dalam penyelesaian masalah yang terkait dengan kejadian kecelakaan.

Baca: Anti Muka Boros, Begini Penampilan Mantan Penyanyi Cilik yang Baru Saja Rayakan Ulang Tahun ke-32

Serta menjadi bahan edukasi kepada masyarakat untuk berupaya menurukan angka kecelakaan dan menekan tingkat fatalitasnya.

Kanit Laka Lantas Polresta Solo, Iptu Bambang Subektin menyampaikan, latihan TAA digelar di kawasan Kottabarat pada Sabtu (26/5/2018) lalu.

"Tim olah TKP seperti halnya ada laka lantas, lalu melakukan penandaan barang bukti, rekam jejak, membuat garis silang lalu memotret TKP," jelasnya.

Dia menuturkan, hasil potret olah TKP tersebut menghasilkan gambar geometri yang nantinya dicetak oleh Ditlantas Polda Jateng sebagai bahan penyelidikan selanjutnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved