Breaking News:

Pilkada Serentak 2018

Sudirman Said Merasa Diperlakukan Tak Adil, Bawaslu Jateng Imbau untuk Melapor

Bawaslu sejauh ini belum mendapat keluhan soal ketidakadilan, terutama soal intervensi kepala daerah yang berbeda partai politik.

Editor: Daryono
KOMPAS.com/ SYAHRUL MUNIR
Ketua Bawaslu Jawa Tengah Fajar Subkhi AK Arif memberikan materi penguatan kelembagaan pengawas pemilu dalam Bimbingan Teknis dan Penguatan Kapasitas Panwas Kecamatan se Kabupaten Semarang dalam rangka Pemiihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah 2018 di Bandungan, Kamis (26/10/2017) malam. 

TRIBUNSOLO.COM, SEMARANG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah meminta pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jateng untuk melapor jika merasa mengalami ketidakadilan dalam proses kampanye di Pilkada Jateng.

Bawaslu sejauh ini belum mendapat keluhan soal ketidakadilan, terutama soal intervensi kepala daerah yang berbeda partai politik.

“Kami belum dapat info dan laporan adanya tekanan dari kepala daerah kepada Panwas."

"Jika benar ada pihak yang mengetahui bisa disampaikan ke Bawaslu Jateng,” ujar Ketua Bawaslu Jateng Fajar Subkhi, di Semarang, Senin (28/5/2018) seperti dikutip TribunSolo.com dari Kompas.com. 

Baca: Heboh soal Gaji Pengarah BPIP, Ini Penjelasan Menkeu Sri Mulyani

Bawaslu menegaskan, pihaknya melakukan pencegahan demi mengurangi potensi pelanggaran.

Fajar mencontohkan, ketika salah satu pasangan calon melakukan kegiatan namun tidak disertai adanya surat tanda terima pemberitahuan (STTP) atau hanya kegiatan silaturahmi, maka Panwas akan memberi peringatan.

Kandidat akan diberi peringatan bahwa silaturahmi tanpa adanya STTP tidak boleh dijadikan ajang kampanye.

“Tindakan ini berlaku untuk semua pasangan calon,” ucapnya.

Calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said dalam siaran tertulisnya, Minggu (27/5/2018), menyatakan, pihaknya mengalami banyak tekanan dan ketidakadilan di Pilkada Jateng.

Salah satunya dilarang naik mimbar di beberapa tempat, hingga diminta berhenti ketika berpidato.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved