Breaking News:

Sekjen Partai Berkarya Tanggapi Video Unggahan PSI soal Pelanggaran HAM di Era Soeharto

Dia mempersilakan PSI meninggikan partai yang mengusung Presiden Jokowi, namun jangan merusak nama baik Soeharto.

WARTA KOTA/RANGGA BASKORO
Priyo Budi Santoso mengunjungi rumah duka almarhum Probosutedjo di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (26/3/2018). 

TRIBUNSOLO.COM, JAKARTA - Sekjen Partai Berkarya, Priyo Budi Santoso bersuara soal video unggahan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) tentang pelanggaran Hak Asasi Manusia di era pemerintahan Soeharto.

Usai melihat video itu, Priyo mengaku sangat terperanjat.

"‎Saya agak terperanjat dalam situasi seperti ini."

"Ada seorang, sekelompok yang secara terbuka bangga dengan simbol partainya melakukan kampanye hitam yang merusak nama baik Pak Harto, keluarga termasuk diri pribadi ketum kami Tommy Soeharto dengan cara yang tidak baik, provokatif, sombong, tidak mengedepankan nilai-nilai bangsa," ungkapnya saat ditemui Sabtu (2/6/2018) sore di Gedung Granadi Kuningan, Jakarta Selatan.

Baca: DKK Pastikan Stok Obat-obatan di Solo Aman Jelang Lebaran

Masih menurut Priyo, cara-cara yang dilakukan PSI sudah melewati batas.

Dia mempersilakan PSI meninggikan partai yang mengusung Presiden Jokowi, namun jangan merusak nama baik Soeharto.

"Hari ini kami merasa diserang, hak kami untuk menyerang baik."

"Saya tidak tahu nanti kalau masyarakat tau akan berkomentar apa, biar masyarakat sendiri yang menilai," ungkapnya, dikutip TribunSolo.com dari Tribunnews.com.

Baca: Anggota DPRD Karanganyar Dituduh Punya Rekening Gendut, Kuasa Hukum: Sangat Politis dan Tendensius

Sebagai sesama partai baru, menurut Priyo harusnya PSI mengedepankan nilai yang baik.

"Mau memunculkan kenaikan purta putri Jokowi ya silahkan saja, kami hormat kok tapi juga kami kalau diperlakukan seperti ini ya kami enggak terima."

Halaman
12
Editor: Hanang Yuwono
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved