Sidak Pemkab dan Polres ke Pasar, Harga Bawang Merah di Karanganyar Alami Kenaikan
Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi, mengatakan terdapat kenaikan pada bawang merah hingga Rp23 ribu per kilogram
Penulis: Efrem Limsan Siregar | Editor: Putradi Pamungkas
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Efrem Siregar
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Jelang Idul Fitri 2018, tim gabungan yang terdiri dari Pemerintah Kabupaten Karanganyar dan Polres Karanganyar melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah pasar di Karanganyar, Senin (4/6/2018).
Mereka kali pertama menyambangi pasar Palur, Kecamatan Jaten.
Lalu, sidak dilanjutkan ke Pasar Tegalgede, Karanganyar Kota dan Pasar Nglanu, Kecamatan Tasikmadu.
Sebagian pedagang sembako dan daging mendapat pemeriksaan.
Baca: Yerusalem Kota Suci 3 Agama, Menag Berharap Pemerintah Israel Cabut Larangan Kunjungan bagi WNI
Hasilnya, tim gabungan tidak menemukan adanya makanan kedaluwarsa.
Daging sapi dan ayam yang dijual masih layak konsumsi.
Namun, Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi, mengatakan terdapat kenaikan pada bawang merah hingga Rp23 ribu per kilogram.
Baca: Isak Tangis Anak Tio Pakusadewo Pecah Saat Ayahnya Dituntut 6 Tahun Penjara
"Harga bawang merah tinggi, tapi masih terjangkau," kata Samsi usai menggelar sidak di Pasar Nglanu, Desa Ngijo, Kecamatan Tasikmadu.
Meski demikian, Samsi mengatakan harga sembako masih stabil alias tidak mendapat kenaikan.
Sembako tersebut di antaranya beras, daging, telur, dan minyak makan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/pedagang-sayur-di-pasar-tegalgede-karanganyar-jawa-tengah_20180604_193010.jpg)